Sponsors Link

8 Bahaya Chemical Peeling Untuk Wajah Jerawat

Advertisement

Penampilan merupakan salah satu hal  yang menjadi penilaian terhadap seseorang. Para wanita khususnya akan melakukan berbagai hal yang bisa menunjang penampilan mereka di depan umum, salah satunya adalah dengan melakukan perawatan kecantikan. Salah satu jalan yang mereka tempuh adalah dengan melakukan perwatan diri ke salon, sauna, maupun ahli kecantikan yang lainnya.

Istilah chemical peeling sudah tak asing lagi di telinga kita. Ini merupakan metode perawatan pada kulit dengan menggunakan bahan kimia yang biasanya di terapkan pada wajah. Metode perawatan wajah jerawat ini adalah dengan mengangkat kulit mati yang terdapat pada lapisan tanduk agar terjadi regenerasi kulit dengan pertumbuhan kulit baru. Chemical peeling biasanya digunakan sebagai cara menghilangkan bekas jerawat, flek, pori-pori membesar, kerutan-kerutan halus, kulit kusam, dan pigmen kulit yang tidak merata.

Tujuan penggunaan chemical peeling :

  • Memperbaiki tekstur kulit dengan cara mengurangi garis-garis halus di bawah mata dan sekitar mulut
  • Mengurangi keriput yang disebabkan oleh kerusakan akibat sinar matahari dan penuaan.
  • Memperbaiki penampilan bekas luka ringan
  • Mengurangi jerawat
  • Mengurangi bintik-bintik dan bercak hitam karena hamil atau pemakaian pil KB
  • Mengurangi komedo
  • Memperbaiki kolagen kulit
  • Mengurangi produksi minyak yang berlebihan pada kulit wajah

Kandungan yang terdapat dalam chemical peeling, diantaranya :

  • ALPHA HYDROXY ACID, termasuk asam glycolic dan lactic acid yang berasal dari buah-buahan maupun tanaman lainnya. Kedua jenis fruid acid ini sangat efektif menembus lapisan kulit bagian atas. Gunanya untuk membantu merangsang kolagen baru, pertumbuhan kulit baru, serta menghilangkan sel-sel kulit mati.
  • SALICYLIC ACID, merupakan senyawa yang terdapat pada buah-buahan yang berfungsi untuk menghilangkan bekas jerawat, membantu mengurangi kadar minyak pada wajah, serta mempercepat proses regenerasi kulit. Zat ini dapat menembus ke pori-pori yang berisi sebum (lemak kulit alami), menyebabkan pengelupasan sel yang melapisi pori-pori. Zat ini baik digunakan pada kulit berminyak dan berkomedo.
  • ASAM MANDELIC yang biasanya terdapat pada buah almond yang berfungsi untuk mengurangi masalah pigmentasi pada kulit.

Sponsors Link

  • LARUTAN JESSNER, merupakan campuran dari salicylic acid, lactic acid, dan resorsinol. Zat ini dapat menembus lapisan kulit lebih dalam.
  • RETINOIC ACID, senyawa yang merupakan turunan vitamin A ini dapat digunakan untuk mengurangi kerutan, pigmentasi, dan kerusakan kulit ringan.
  • TRICHLOROACETIC ACID (TCA), Zat ini Digunakan untuk pengelupasan kuli bagian tengah dan dalam.
  • PREPARAT FENOL, Zat ini tidak banyak digunakan lagi dalam chemical peeling. Karena penetrasinya sangat dalam dan tidak cocok untuk tipe kulit Asia.

Nah dengan kandungan yang digunakan pada saat chemical peeling tentu memiliki efek yang cukup berbahaya untuk kedepannya. Berikut adalah beberapa efek chemical peeling untuk wajah jerawat.

  1. Lapisan kulit menjadi tipis. Akibat menipisnya lapisan kulit, dapat berakibat berkurangnya elastisitas kulit. Sehingga kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari dan tidak memiliki pigmen yang cukup untuk melindungi dari penuaan dini.
  2. Timbul kemerahan pada kulit. Proses penggunaan chemical peeling dapat berakibat munculnya kemerahan pada kulit wajah, ini bisa berlangsung selama beberapa bulan.
  3. Munculnya jaringan parut pada kulit wajah. Jaringan parut biasanya terjadi di bagian bawah kulit wajah. Kasus terjadinya jaringan parut jarang terjadi. Pengobatannya bisa dengan menggunakan antibiotik yang berfungsi untuk menyamarkan bekas luka yang terlihat.
  4. Dapat mengakibatkan perubahan warna kulit. Chemical peeling juga bisa menyebabkan hiperpigmentasi (kulit menjadi lebih gelap dari semula). Hal ini biasa terjadi pada lapisan kulit yang lebih dangkal. Chemical peeling juga bisa mengakibatkan hipopigmentasi (perubahan kulit yang lebih ringan dari normal). Perubahan warna kulit ini lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kulit lebih gelap dan hal ini dapat mengakibatkan perubahan kulit menjadi permanen.
  5. Chemical peeling dapat menimbulkan jerawat. Chemical peeling dapat mengakibatkan timbulnya benjolan putih (milia) pada kulit wajah. Jerawat juga mungkin terjadi karena penggunaan krim berminyak pada wajah.

    Ads

  6. Dapat mengakibatkan infeksi dan pembengkakan pada wajah. Chemical peeling dapat mengakibatkan flare-up virus herpes yang menimbulkan luka infeksi.
  7. Lebih mudah terkena flek dan bintik-bintik hitam. Wanita yang tinggal di daerah tropis, memiliki kulit yang bermelanin banyak, sehingga kulit lebih berwarna. Saat dilakukan proses pemutihan, pigmen kulit akan berkurang dan tidak bisa membantu menolak sinar matahari. Hasilnya justru timbul flek-flek di wajah.
  8.  Gangguan jantung, ginjal, dan kerusakan hati. Chemical peeling yang menggunakan bahan asam karbol (fenol) dapat mengakibatkan kerusakan otot jantung yang bisa berakibat pada kematian. Selain itu kandungan fenol yang terdapat pada chemical peeling juga dapat merusak ginjal dan hati.

Wajib Menghindari Chemical Peeling Jika ?

Chemical peeling bukanlah metode yang cocok digunakan siapa saja, seseorang yang memiliki ciri-ciri seperti berikut ini, sebaiknya menghindari penggunaan chemical peeling :

  • Memiliki kulit gelap
  • Kulit berbintik-bintik
  • Kulit berwarna pucat
  • Memiliki keloid (jaringan parut)
  • Memiliki pigemn kulit yang tidak normal
  • Memiliki kutil di wajah
  • Wanita hamil dan menyusui

Tips aman penggunaan chemical peeling :

  • Chemical peeling sebaiknya tidak dilakukan pada kulit wajah yang berjerawat
  • Hindari paparan sinar matahari setelah melakukan proses ini (kurang lebih 3 hari)
  • Pemakaian sun block untuk melindungi kulit dari sinar matahari
  • Selama melakukan proses chemical peeling, anda akan merasakan sensasi terbakar pada kulit wajah anda. Kompreslah dengan air dingin untuk meringankannya.
  • Menghentikan pemakaian cream malam selama 3 hari / tergantung kondisi kulit.

Menurut seorang pakar kulit dan kelamin, Dr Retno Iswari Tranggono, SpKK menyatakan bahwa, kulit yang sehat dan cantik itu bukan didapat dengan cara yang instan, tetapi dengan perawatan. Tidak ada istilah untuk beauty is pain.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Tuesday 24th, March 2015 / 14:26 Oleh :
Kategori : Pengobatan