Sponsors Link
     Sponsors Link

8 Ciri-Ciri Obat Jerawat yang Berbahaya dan Kandungannya

Advertisement

Menggunakan obat jerawat kadang memang mengakibatkan efek samping tertentu, dan kebanyakan masih dapat ditolerir oleh kulit. Namun ada beberapa jenis obat jerawat tertentu yang memang berbahaya, biasanya disebabkan karena bahan pembuatnya memang berbahaya. Bahan herbal merupakan cara mencegah jerawat datang kembai secara alami juga rendah resiko. Cara menghilangkan jerawat secara alami lebih dianjurkan. Bahan herbal juga dapat dibuat sebagai masker untuk kulit berjerawat dan cara membuatnya sangat mudah. Hendaknya, cara alami lebih diutamakan agar tehindar dari obat jerawat berbahaya.

Ada beberapa ciri-ciri obat jerawat berbahaya. Umumnya berkaitan dengan kondisi jerawat atau kulit tersebut. Namun jika obat yang digunakan ternyata dilarang, bisa jadi bahaya yang didapatkan lebih parah.

  1. Memperparah kondisi jerawat

Ini biasanya diakibatkan dari pemakaian krim yang berbahaya. Obat jerawat palsu umumnya berisi senyawa kimia yang dilarang penggunaannya. Kandungan kimia tersebut justru dapat memicu kondisi jerawat yang makin parah. Hentikan pemakian dan bergantilah menggunakan tumbuhan herbal. Ada banyak daftar tumbuhan penghilang jerawat dan cara penggunaanya juga mudah.

  1. Memicu jerawat gatal

Bahan kimia tertentu jika terkena kulit biasanya akan memicu gatal-gatal. Kulit yang sensitive biasanya akan merespon paparan bahan kimia dengan menimbulkan rasa gatal. Sehingga bahan kimia menjadi penyebab jerawat gatal dan cara mengatasinya gunakan masker alami untuk wajah berjerawat.

  1. Membuat kulit kering dan panas

Obat jerawat yang berbahaya biasanya mengandung asam retinoat. Senyawa ini akan membuat kulit kering dan panas. Jika kondisi ini dibiarkan dapat mengakibatkan pengelupasan kulit. Gunakan pelembab dan pembersih untuk kulit berjerawat untuk mengurangi kulit kering. pembersih wajah alami dan cara menggunakannya tinggal disesuaikan dengan bahannya.

  1. Menimbulkan iritasi dan perih

Kebanyakan obat jerawat yang berhaya menggunakan merkuri sebagai salah satu bahannya. Padahal merkuri sudah dilarangan penggunaanya karena dapat menimbulkan iritasi dan perih pada kulit wajah. Jika dibiarkan dapat menyebabkan masalah alergi. Cara menghilangkan jerawat karena alergi biasanya dengan madu.

Sponsors Link

Kandungan Obat Jerawat yang Berbahaya

Tidak semua cream obat penghilang jerawat yang ada di apotek dan di pasaran dapat menyembuhkan jerawat. Bahkan beberapa dari krim tersebut ternyata palsu dan berbahaya bagi kulit. Untuk menghindari ini, cara menghilangkan jerawat secara tradisional dinilai lebih membantu karena sedikit resiko yang ditimbulkan.

  1. Pewarna sintetis

Tidak banyak yang tahu bahwa obat jerawat yang berbahaya umumnya menggunakan pewarna sintetis agar terlihat mirip dengan aslinya. Pewarna sintetis akan memberikan pengaruh buruk terhadap kesehatan. Pewarna sintetis umumnya mengandung zat rodhamin B. Bahaya yang ditimbulkan dari senyawa rodhamin B yaitu akan merusak hati. Senyawa ini termasuk yang bahaya antibiotik jerawat yang harus dihindari.

  1. Hidrokuinon

Salah satu ciri obat jerawat berbahaya adalah hasil yang terlalu instan. Hasil super cepat biasanya diikuti dengan warna kulit yang memutih namun terlihat pucat. Senyawa dalam obat jerawat yang berperan adalah hidrokuinon. Senyawa ini juga memberikan efek samping lain berupa flek hitam, pembengkakan dan rasa panas pada wajah. Jika ini terjadi, cara mengurangi pembengkakan jerawat yang tepat yaitu dengan dermatix. Manfaat dermatix untuk bekas jerawat sudah terbukti secara klinis mampu mengatasi masalah kulit.

  1. Asam retinoat

Salah satu senyawa yang paling sering ditemukan dalam obat jerawat berbahaya adalah senyawa asam retinoat. Sebenarnya, penggunaan asam retinoat sudah dilarang di berbagai negara karena dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti kulit panas dan mengelupas. Efek kesehatan lain adalah dapat mengakibatkan janin cacat serta mengganggu kesuburan. hentikan kondisi ini dengan menggunakan masker alami untuk wajah berjerawat.

  1. Merkuri

Merupakan zat yang paling banyak terdapat pada produk perawatan jerawat. Merkuri mempunyai efek yang sangat berbahaya jika sampai terkena kulit. Dalam merkuri terkandung logam berat, sehingga jika terkena kulit akan menyebabkan iritasi, kemerahan dan memicu bintik hitam. Efek paling berbahaya adalah menyebabkan keguguran pada ibu hamil. Gunakan timun untuk meredakan iritasi dan kemerahan. Manfaat timun bagi jerawat dan langkah cara membuat masker timun dengan mudah dapat dicoba.

Ads

Cara untuk Mengetahui Obat Jerawat Berbahaya

Ada berbagai macam cara yang dapat digunakan untuk mengetahui obat jerawat yang berbahaya dan palsu. Oleh karenanya, rasa waspada sangat diperlukan dalam hal ini. Hal ini akan mengurangi resiko menggunakan obat jerawat palsu.

  • Berharga murah

Hal yang paling umum terjadi, obat jerawat palsu biasanya akan berharga murah. Ini dikarenakan bahan yang digunakan juga sembarangan. Tidak seperti krim obat jerawat yang asli yang menggunakan bahan tertentu melalui riset terlebih dahulu. Menggunakan masker alami untuk wajah berjerawat menawarkan harga murah.Jika ingin mencari harga yang murah, ada baiknya jika menggunakan cara menghilangkan jerawat secara alami.

  • Memicu ketergantungan

Beberapa obat jerawat palsu biasanya akan memicu ketergantungan hingga jangka panjang. Dalam arti, jika pemakaian dihentikan maka jerawat akan muncul lagi. Alangkah lebih baiknya jika menggunakan bahan herbal. Cara menghilangkan bekas jerawat dengan bahan herbal sudah terbukti minim resiko yang ditimbulkan, sehingga penggunaannya dinilai lebih aman.

  • Bau menyengat

Kebanyakan obat jerawat palsu menghasilkan banu yang menyengat, entah itu bau wangi maupun bau busuk. Hal ini dikarenakan percampuran bahan-bahan kimia tertentu yang tidak jelas akan menghasilkan bau yang tidak enak. Sehingga kebanyakan produsen obat jerawat palsu mencampurkan minyak wangi untuk menghindari bau tidak sedap yang ditimbulkan. Sayangnya, penambahan wewangian ini justru dapat menimbulkan iritasi pada kulit.

  • Krim tidak tercampur merata

Krim obat jerawat yang asli dibuat dengan teknik super modern sehingga menghasilkan perpaduan bahan krim yang tercampur merata. Hal ini berbeda sekali dengan obat jerawat palsu. Teknik pembuatan yang digunakan biasanya masih bersifat manual sehingga bahan-bahan pembuat krim tersebut tidak tercampur merata. Hindari jenis krim seperti ini jika menemukan di pasaran maupun toko-toko obat.

  • Warna mengkilap

Salah satu ciri-ciri obat jerawat berbahaya adalah warnanya mengkilap dan mencolok. Waspadalah jika menemukan cream obat penghilang jerawat yang ada di apotek maupun di pasaran dengan ciri-ciri seperti ini. Tanyakan terlebih dahulu asal-usulnya untuk memastikan bahwa krim tersebut palsu atau tidak. Kebanyakan krim obat jerawat palsu menggunakan warna pemutih tertentu yang dapat menimbulkan masalah di kulit.

  • Cek kemasan

Sekarang ini, semua produk kesehatan harus mendapatkan sertifikasi dari dinas kesehatan juga BPOM. Sebelum memutuskan untuk memakai obat jerawat ini, hendaknya lihat kemasan terlebih dahulu. Apakah terdapat ijin dari dinas terkait atau tidak. Jika memang tidak ada, hindari pemakaian obat jerawat ini. Cek nomor regristasinya jika perlu.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Saturday 23rd, April 2016 / 22:25 Oleh :
Kategori : Pengobatan