Sponsors Link
     Sponsors Link

Dampak Psikologis Akibat Jerawat

Advertisement

Apa Itu Jerawat?

Jerawat, atau yang juga disebut dengan istilah acne vulgaris merupakan gangguan kulit yang muncul akibat adanya penyumbatan pada pori – pori kulit yang disebabkan oleh minyak berlebihan atau sel – sel kulit mati. Jika kondisinya masih berupa bintik merah atau benjolan kecil, maka jerawat tersebut masih terbilang ringan, sedangkan untuk jerawat yang sudah parah jerawat dengan berbagai ukuran bisa menutupi seluruh kulit wajah. Bahkan pada keadaan yang sangat parah, jerawat bisa berukuran besar dank eras atau biasa disebut dengan istilah jerawat batu. Tak jarang pula, jerawat yang sudah parah dapat disertai cairan nanah di dalamnya.

Pada beberapa orang, jerawat biasanya muncul saat seseorang memasuki usia remaja yang dipicu oleh perubahan hormone yang cukup drastis saat mereka memasuki masa – masa pubertas. Seiring pertambahan usia, seorang yang mengalami jerawat biasanya akan memasuki fase dimana jerawat akan sedikit demi sedikit tidak muncul lagi. Hal ini dikarenakan keadaan hormon yang mulai stabil sehingga tidak memicu timbulnya jerawat.

Penyebab Jerawat

Jerawat dapat tumbuh pada bagian tubuh manapun, tetapi biasanya lebih sering ditemukan pada wajah, leher, bahu, dada dan punggung. Bagian – bagian tubuh tersebut merupakan bagian tubuh yang memiliki paling banyak kelenjar minyaknya. Kelenjar minyak ini memproduksi cairan minyak atau disebut sebum yang berguna untuk kulit dan juga rambut . Namun, jika kelenjar minyak tersebut menghasilkan minyak yang berlebih dengan ditambah sel kulit mati yang berlebihan pula, maka keduanya dapat menyumbat pori kulit dan sebagai hasilnya menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya bakteri. Jika sudah terjadi hal seperti itu, maka bisa menyebabkan inflamasi. Berikut ini beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan jerawat:

  • Produksi minyak berlebih
  • Sel – sel kulit mati
  • Bakteri
  • Pori – pori tersumbat

Selain beberapa hal di atas yang menjadi penyebab utama jerawat, beberapa faktor lain bisa memicu tumbuhya jerawat ini adalah sebagai berikut:

Hormon merupakan penyebab utama timbulnya jerawat pada remaja baik cowok ataupun cewek. Androgen, suatu hormone yang jumlahnya terus meningkat pada masa pubertas dan menyebabkan melebarnya kelenjar – kelenjar minyak. Kelenjar minya yang semakin melebar menyebabkan produksi minyak atau sebum lebih banyak.

Selain pada remaja, wanita hamil juga bisa mengalami hal yang sama. Perubahan hormon yang terjadi saat seorang wanita hamil bisa berpengaruh pada produksi sebum. (baca juga : Ciri ciri jerawat karena hormon

  • Penggunaan kontrasepsi oral

Penggunaan obat – obatan untuk mencegah kehamilan atau kontrasepsi dapat mempengaruhi produksi sebum. Sehingga bisa memperparah sekaligus menyebabkan tumbuhnya lebih banyak jerawat.

  • Obat – obatan

Konsumsi obat – obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab tumbuhnya jerawat pada muka atau bagian tubuh lainnya. Obat – obatan yang mengandung corticosteroid, lithium, atau androgen bisa menimbulkan produksi sebum berlebihan.

  • Asupan Makanan

Berbagai penelitian menemukan bahwa konsumsi makanan tertentu bisa menjadi penyebab munculnya jerawat. Produk makanan yang mengandung susu atau karbohidrat berlebih merupakan makanan yang diduga dapat menyebabkan jerawat. Bahkan, cokelat sudah lama diteliti dan terbukti bisa menjadi penyebab jerawat.

  • Stress

Stress bisa menjadi penyebab berbagai gangguan pada kesehatan. Stress bahkan bisa menyebabkan kondisi kesehatan yang cukup serius. Stress juga menjadi pemicu dan penyebab tumbuhnya jerawat pada wajah, leher, punggung atau bagian tubuh lainnya.

  • Faktor Keturunan

Ayah atau ibu yang memiliki jerawat parah kemungkinan besar bisa menurunkannya ke pada anak – anak. Bahkan pada seorang laki – laki yang ayahnya berjerawat dengan kondisi yang parah akan cenderung menderita hal yang sama.

  • Beberapa Kondisi yang Berkaitan dengan sistem endoktrin, seperti polystic ovary syndrome, atau Sindrom Cushing dapat menjadi pemicu jerawat.
ads

Mitos Tentang Jerawat

Ada beberapa anggapan yang salah mengenai jerawat yang berkembang di masyarakat kita. Berikut beberapa hal yang sering disebut – sebut menjadi penyebab jerawat, padahal berbagai hal tersebut terbukti hanya hanya berpengaruh sangat kecil bahkan tidak berpengaruh sama sekali pada timbulnya jerawat pada kulit:

  • Makanan Berminyak

Jika banyak orang mengatakan mengkonsumsi makanan berminyak bisa menyebabkan jerawat, hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Bahkan jika anda bekerja di tempat yang berminyak seperti dapur, minyak tersebut tidak menyebabkan tumbuhnya jerawat.

  • Kulit Kotor

Perlu diingat, jerawat tidak ditimbulkan oleh kulit yang kotor. Kecuali jika anda menggosok atau menyentuh bagian kulit yang kotor dengan keras, maka bisa menimbulkan penyumbatan pada pori – pori kulit dan menyembabkan tumbuhnya jerawat.

  • Kosmetik

Penggunaan atau pemakaian kosmetik sebenarnya tidak menyebabkan tumbuhnya jerawat khususnya kosmetik – kosmetik yang tidak menggunakan minyak sebagai bahan dasarnya. Untuk kosmetik yang mengandung minyak, belum ditemukan adanya kaitan dengan efektif tidaknya penggunaan obat yang digunakan untuk menyembuhkan jerawat. Gunakan kosmetik untuk wajah berjerawat yang sesuai untuk anda dan keluarga.

Baca juga : Cara menghilangkan jerawat akibat salah kosmetik

Dampak Jerawat

dampak psikologis jerawatJerawat, mungkin bukan sesuatu yang dapat membahayakan. Tetapi secara tidak langsung, jerawat bisa mengakibatkan masalah sosial yang cukup serius. Jerawat juga bisa mempengaruhi penderitanya secara psikologi. Beberapa tahun terakhir, banyak penelitian yang menunjukan hubungan jerawat dan dampaknya pada psikis seorang penderitanya. Khususnya jerawat yang tumbuh di area wajah, berikut masalah yang bisa :

1. Gangguan kepercayaan diri dan penampilan

Jerawat pada wajah bisa sangat berpengaruh pada pada penampilan. Jerawat yang tumbuh pada area wajah bisa sangat mengganggu secara fisik dan dapat sangat berpengaruh pada rasa percaya diri yang meliputi:

  • Penderita yang memiliki jerawat pada wajah cenderung merasa malu akan kondisi wajahnya.
  • Sering menghindari kontak mata
  • Penderita jerawat biasanya akan memanjangkan rambut untuk menutupi jerawat pada wajah, yang tak jarang malah semakin memperburuk penampilan.
  • Kaum hawa yang menderita jerawat seringkali memakai makeup secara tebal padahal makeup tebal dapat memperparah kondisi jerawat.
  • Remaja yang menderita jerawat parah pada punggung atau bahu cenderung menghindari aktifitas olahraga guna menghindari ruang ganti yang dipakai bersamaan dengan orang lain.

2. Menarik diri dari kehidupan sosial

Kondisi wajah yang ditumbuhi jerawat bisa menjadikan seseorang kekurangan rasa percaya diri yang selanjutnya bisa mengakibatkan ia cenderung menarik diri dari kehidupan sosialnya seperti menarik diri dari hubungan percintaan, atau pertemanan. Berikut beberapa hal yang cenderung dialami penderita jerawat:

  • Jerawat yang tumbuh pada area wajah dapat mengundang ejekan dari teman atau orang – orang dalam lingkungan sosial lainnya.
  • Cenderung sulit untuk menarik perhatian lawan jenis apalagi untuk memiliki hubungan.
  • Kalau pun memiliki hubungan dengan lawan jenis, penderita jerawat sering merasa kurang percaya diri dan sering membuat alasan saat pasangan mengajak untuk berkencan.
  • Pada kondisi jerawat yang sudah sangat parah bisa menyebabkan penderitanya mengalami social phobia yang menyebabkan ia benar – benar takut untuk bertemu orang lain.

3. Mengganggu kehidupan kerja atau pendidikan

Pada orang dewasa, jerawat dapat mengganggu kehidupan kerja mereka, sedangkan pada remaja jerawat bisa sangat mengganggu pendidikan yang sedang mereka jalani bahkan hingga menurunnya prestasi belajar. Hal ini meliputi:

  • Anak – anak yang memiliki jerawat pada muka cenderung menolak untuk pergi kesekolah yang menyababkan prestasi belajarnya menurun.
  • Pada orang dewasa, jerawat yang parah seringkali menjadi penyebab atau alasan bagi dia untuk mengambil cuti yang bisa menurunkan performa kerja.
  • Orang yang memiliki jerawat tidak diperbolehkan menjalani pekerjaan seperti modeling atau artis.
  • Orang yang memiliki jerawat cenderung sukar untuk diterima bekerja.
  • Penelitian menunjukan lebih banyak penderita jerawat yang menjadi pengangguran dibandingkan mereka yang tidak memiliki jerawat.

4. Menyebabkan depresi

Pada beberapa penderita jerawat, kondisi – kondisi di atas dapat mengarah pada terjadinya depresi. Untuk itu, perlu diketahui beberapa hal di bawah ini yang bisa menjadi gejala atau pun tanda seorang yang memiliki jerawat mengalami depresi sehingga bisa lebih cepat untuk mendapatkan penanganan.

  • Mood sering terganggu
  • Gangguan behavioral
  • Sering menangis tiba – tiba
  • Lesu
  • Susah tidur
  • Kehilangan nafsu makan
  • Merasa tidak berharga

Harap diperhatikan, penderita jerawat yang sudah mengalami depresi jika tidak segera ditangani bisa menimbulkan perasaan ingin bunuh diri.

Ads

Cara Menghilangkan Jerawat

Kabar gembira bagi anda yang memiliki jerawat. Ada sebuah cara yang bisa menghilangkan jerawat anda dalam waktu yang singkat. Cara yang satu ini sangat mudah untuk dipraktekan, simple, murah bahkan gratis dan bisa anda lakukan di rumah. Menggunakan es batu untuk menyembuhkan jerawat diketahui sebagai cara yang cukup efektif meliputi:

  • Ukuran jerawat

Es batu yang ditempelkan pada jerawat bisa langsung membantu memperkecil ukuran jerawat. Sebagai salah satu bentuk peradangan, es bisa membantu meredakan bengkak bahkan bisa langsung menghilangkan pembengkakan tersebut.

  • ‘Masa hidup’ jerawat

Dengan mengurangi pembengkakannya, juga membantu mengurangi ‘masa hidup’ si jerawat.

  • Warna kemerahan pada kulit

Penggunaan es batu untuk menyembuhkan jerawat, selain bisa meredakan bengkak, rasa sakit dan juga ‘masa hidup’dari jerawat, es batu memiliki efek jangka panjang yakni untuk membantu menghilangkan kulit kemerahan yang diakibatkan oleh jerawat.

  • Rasa sakit

Rasa sakit pada jerawat bisa dikurangi dengan menempelkan es batu selama satu menit pada jerawat yang disebabkan oleh pembengkakan.

Lalu bagaimana langkah untuk meredakan jerawat menggunakan es batu? Langkah – langkah untuk memakai es batu sebagai obat jerawat ini sangat mudah dan bisa anda lakukan tanpa bantuan dokter. Yuk simak.

  • Pastikan wajah dalam kondisi bersih dengan mencucinya dengan air.
  • Gunakan kain untuk membungkus es yang akan digunakan untuk mengobati jerawat.
  • Jangan pernah menggunakan es batu yang ditempelkan langsung pada jerawat.
  • Tempelkan es batu yang sudah dibungkus kain pada benjolan jerawat.
  • Biarkan beberapa saat dan tidak boleh lebih dari satu menit.
  • Jika sudah satu menit lamanya, lepaskan es batu yang dibungkus dari jerawat.
  • Ulangi satu kali lagi jika diperlukan. Dan ingat, jangan sampai lebih dari satu menit.

Cara Lain Mengatasi Jerawat

Selain cara di atas, kondisi jerawat yang sudah cukup banyak mungkin membutuhkan cara dan perawaan lain agar bisa menyembuhkan jerawat. Cara lain yang bisa anda lakukan sendiri di rumah di antaranya:

  • Cuci muka secara teratur, minimal dua kali dalam satu hari.
  • Jangan memencet jerawat karena bisa mengakibatkan infeksi yang diakibatkan bakteri yang menempel pada tangan, bahkan bisa memperparah jerawat dan menyebabkan noda hitam saat jerawat sudah sembuh.
  • Gunakan krim pelembab wajah.
  • Gunakan produk perawatan wajah untuk penghilang jerawat seperti produk yang mengandung Benzoyl peroxide, Salicylic acid, Alpha hydroxy acid, atau tea tree oil.

Penggunaan produk perawatan kulit yang mengandung alpha hydroxyl acid bisa membuat kulit lebih sensitive terhadap sinar UV.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Wednesday 06th, May 2015 / 10:58 Oleh :
Kategori : Penyebab