Sponsors Link

Manfaat Jamu Sambiloto untuk Menghilangkan Jerawat

Sponsors Link

Jerawat di wajah merupakan masalah yang kita temui sehari-hari. Segala sesuatu tentang jerawat tentunya mengganggu penampilan dan seringkali menurunkan rasa percaya diri. Munculnya macam-macam jenis jerawat tidak hanya dialami oleh wanita, tetapi juga dialami oleh pria, dari anak-anak hingga dewasa. Penyebab timbulnya jerawat di wajah bisa karena berbagai hal dan berbagai solusi jerawat tak kunjung sembuh telah hadir, mulai dari penggunaan obat kimia dengan biaya yang mahal, hingga penggunaan bahan-bahan alami yang aman.

Sponsors Link

Penggunaan obat kimia biasanya dipilih karena mudah dipakai, seperti misalnya salep yang hanya perlu dioleskan. Akan tetapi, penggunaan obat kimia tanpa melakukan konsultasi ke dokter memiliki resiko yang tinggi, seperti munculnya alergi. Penanganan jerawat yang salah dapat menambah permasalahan kulit wajah, misalnya jerawat yang muncul semakin banyak, terdapat bekas flek hitam, atau bahkan luka permanen bekas jerawat atau lebih dikenal bopeng di wajah. Maka dari itu, bahan-bahan alami dapat menjadi alternatif bagi anda sebagai salah satu cara menghilangkan jerawat secara tradisional, dimana juga merupakan salah satu cara mencegah flek hitam secara alami.

Tanaman merupakan salah satu cara menghilangkan jerawat dengan bahan herbal, dimana mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, minyak esensial, fenol, dan senyawa fenolik yang bersifat anti jerawat. Salah satu tanaman herbal yang dapat ditemukan di Negara iklim tropis Indonesia  ialah tanaman sambiloto. Belum pernahkah anda mendengar tanaman sambiloto? Cobalah simak ulasan berikut ini.

Tanaman Sambiloto

Tahukah anda bahwa tanaman sambiloto merupakan tanaman liar? Tanaman sambiloto dapat anda temukan di tepi sungai, sawah, kebun, pekarangan, atau pada tanah yang lembab. Mungkin saja di dekat rumah anda terdapat tanaman sambiloto. Penasaran dengan ciri-cirinya?

  • Tanaman sambiloto tumbuh pada tempat yang lembab dan teduh dengan ketinggian sekitar 30 hingga 110 cm.
  • Daun tanaman sambiloto memiliki panjang sekitar 8 cm, bersifat tunggal, bertangkai pendek, berwarna hijau tua dengan tepi rata, dimana ujung dan pangkalnya  meruncing.
  • Bunga tanaman sambiloto berwarna putih dan terdapat pada ketiak daun.
  • Buah tanaman sambiloto berbentuk seperti kapsul dengan panjang sekitar 2 cm dan di dalamnya mengandung biji berwarna kuning kecokelatan.

Tanaman sambiloto memiliki nama latin Andrographis paniculata Ness. yang sudah banyak digunakan sebagai obat herbal dimana seluruh bagian tanamannya dapat dimanfaatkan, termasuk akar, daun, batang, dan bunga. Pada pembuatan obat herbal, biasanya daun dan bunga dari tanaman sambiloto yang dipakai. Pada setiap bagian tanaman sambiloto, terkandung zat aktif yang memiliki sifat antibakteri, antifungal, antioksidan, dan antiinflamasi (antiradang). Berbagai penyakit yang dapat disembuhkan oleh tanaman sambiloto ialah seperti demam, radang, penyakit malaria, diabetes, diare, dan lainnya.

Sponsors Link

Tanaman Sambiloto sebagai Obat Jerawat Alami

Daun tanaman sambiloto dapat digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat secara alami, termasuk jerawat batu. Mengapa demikian? Sifat antibakteri dari tanaman sambiloto dapat menekan pertumbuhan bakteri, termasuk debu yang menyebabkan jerawat sehingga merupakan salah satu cara menghindari jerawat. Wajah yang kotor rentan terkena berbagai masalah kulit, salah satunya adalah timbulnya jerawat. Timbulnya jerawat  dapat disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya adalah akibat adanya bakteri di wajah, seperti bakteri Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Streptococcus pyogenes, dan Propionibacterium acnes.

Hasil penelitian oleh Bussaman dkk. pada Food and Applied Bioscience Journal (2015) telah membuktikan bahwa tanaman sambiloto dapat dimanfaatkan sebagai obat jerawat yang ampuh untuk digunakan sehari-hari dengan aktivitas antibakteri terhadap bakteri penyebab jerawat yang telah disebutkan. Zat aktif yang bersifat antibakteri tersebut ialah senyawa lakton dan flavonoid yang tidak larut dalam air, yakni deoksianografolida, dehidroandrografolida, andropolida, andrografolida, dan neoandrografolida. Dehidroandrografolida dapat mengatur kelenjar pituitary dalam mengeluarkan hormon yang menjadi sinyal untuk pembuatan kortisol sebagai agen antiinflamasi alami.

Baca juga: Manfaat Daun Seledri untuk Jerawat dan Manfaat Timun bagi Jerawat

Cara Memanfaatkan Sambiloto

  1. Mengoleskan ekstrak sambiloto ke jerawat di wajah

Ekstrak daun sambiloto dapat dioleskan secara langsung ke jerawat di wajah. Berdasarkan penelitian, larutan dengan 5% ekstrak daun sambiloto saja sudah dapat menekan pertumbuhan bakteri. Bagaimanakah caranya? Mengekstrak daun sambiloto cukup mudah untuk anda lakukan sendiri di rumah. Ambilah beberapa helai daun tanaman sambiloto, lalu dicuci sampai bersih. Kemudian daun dihaluskan hingga membentuk ekstrak yang selanjutnya dapat langsung dioleskan pada jerawat di wajah. Cara ini cepat dan mudah, cocok bagi anda yang dapat menemukan tanaman sambiloto dengan mudah di dekat rumah atau di sepanjang perjalanan anda.

Sponsors Link

  1. Meminum jamu atau obat herbal sambiloto

Meminum jamu dari daun tanaman sambiloto merupakan salah satu cara untuk mencegah timbulnya jerawat. Jamu ini dapat dibuat dengan cara merebus daun sambiloto sehingga zat aktif yang terkandung di dalamnya akan terekstrak. Saat diminum, zat aktif dengan sifat antibakteri akan mengatasi bakteri yang menginfeksi di kulit wajah melalui darah. Untuk hasil manfaat sambiloto untuk jerawat yang maksimal, dapat diminum sebanyak dua kali sehari.

Bagi anda yang tidak menyukai rasa pahit, saat ini sudah banyak obat herbal dalam bentuk kapsul ataupun tablet yang berisikan ekstrak sambiloto kering, sehingga anda dapat meminumnya setiap dua belas jam selama dua hari untuk pengobatan yang intensif. Sebelum membeli obat herbal, perhatikan juga ciri-ciri obat jerawat yang berbahaya. Selain itu, jangan lupa untuk mengecek kandungan dan sertifikat keamanan untuk dikonsumsi sebagai obat.

Baca juga artikel jerawat lainnya:

Efek Samping Konsumsi Sambiloto

Tanaman sambiloto aman untuk dikonsumsi dalam dosis dan jangka waktu tertentu. Akan tetapi kita harus tetap memperhatikan cara hidup sehat agar terhindar dari jerawat dengan cara memperhatikan efek samping. Efek samping yang dapat muncul ialah seperti kehilangan nafsu makan, mual, muntah, sakit kepala, pilek, dan kelelahan. Jika digunakan dalam dosis tinggi pada jangka panjang, sambiloto dapat menyebabkan pembengkakkan kelenjar getah bening, alergi, dan peningkatan produksi enzim di hati.

Ada baiknya untuk memperhatikan kondisi tubuh anda terlebih dahulu sebelum mengkonsumsi sambiloto. Berikut ini beberapa kondisi khusus yang perlu diperhatikan:

  • Tanaman sambiloto tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui, serta bagi anda yang memiliki masalah kesuburan.
  • Penderita penyakit imun juga tidak disarankan untuk mengkonsumsi sambiloto karena dapat meningkatkan gejala auto-imun.
  • Penderita tekanan darah rendah juga tidak disarankan untuk mengkonsumsi sambiloto, dikarenakan salah satu manfaat sambiloto ialah menurunkan tekanan darah.
  • Untuk balita, sambiloto aman untuk diminum pada jangka pendek atau kurang dari satu bulan.

Setelah membaca artikel ini, sekarang anda mengetahui manfaat, cara menggunakan, dan efek samping dari sambiloto untuk jerawat di wajah. Semoga artikel ini menambah wawasan dan bermanfaat bagi anda.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Friday 10th, June 2016 / 05:31 Oleh :
Kategori : Herbal