Sponsors Link
     Sponsors Link

4 Mitos Tentang Timbulnya Jerawat di wajah

Advertisement

Siapa tak kenal dengan jerawat? Banyak orang atau bahkan diri Anda sudah akrab dengan jerawat. Ya, bulatan kecil berwarna merah ini bisa mengganggu penampilan, terutama jika jerawat itu muncul di muka. Selain itu, banyak mitos mengenai jerawat muncul karena minimnya pengetahuan tentang macam-macam jenis jerawat dan cara mengatasinya yang benar.

Berikut ini beberapa mitos tentang jerawat yang banyak menimbulkan kesalahan :

1. Jerawat Dapat Disembuhkan oleh Matahari

Mitos Timbulnya Jerawat-Sinar Matahari

Sinar Matahari

Mitos yang masih sering terdengar di telinga masyarakat adalah cara mengatasi jerawat meradang dengan sinar matahari. Mitos ini mengatakan mengenai faktor matahari yang dapat menyembuhkan jerawat, namun dengan syarat memiliki kulit normal. Apabila terkena paparan sinar matahari selama 20 menit setiap harinya memang membantu untuk menyembuhkan jerawat. Hal ini sedikit berbeda bagi yang memiliki kulit berwarna gelap karena setidaknya harus terpapar sinar matahari selama 30 menit setiap harinya.

Faktanya :

Jika kemungkinan masih mempercayai hal diatas, maka adalah salah. Faktanya adalah paparan dari sinar matahari tidak bisa menyembuhkan jerawat. Jerawat tidak serta merta hilang hanya karena paparan sinar matahari. Hal yang diperhatikan adalah ketika akan memulai aktivitas adalah selalu memakai tabir surya kemanapun saat pergi. Tentu saja tidak salah jika  ingin menikmati sinar matahari karena memiliki banyak manfaat, tetapi bukan untuk menyembuhkan jerawat.

2. Salah Satu Penyebab Jerawat adalah Coklat

Mitos Timbulnya Jerawat-Coklat

Mengkonsumsi Coklat

Coklat dan jerawat tidak berhubungan satu sama lain, namun jerawat memiliki hubungan dengan makanan yang memiliki zat glisemik yang tinggi. Ada jenis coklat tertentu yang memiliki kandungan gula tinggi dan bisa memicu jerawat, akan tetapi coklat yang memiliki kandungan gula yang rendah seperti dark chocolate.

Faktanya :

Jenis dark chocolate justru tidak menyebabkan jerawat. Untuk mencegah timbulnya jerawat, jangan memakan  roti putih, pasta, dan biji-bijian olahan. Sebagai penggantinya, bisa mengkonsumsi makanan seperti roti gandum yang tidak akan menyebabkan muka Anda berjerawat.

Sponsors Link

3. Masalah Jerawat Hanya Dialami Oleh Remaja

Mitos Timbulnya Jerawat-Jerawat Pada Jerawat

Jerawat Pada Remaja

Masalah jerawat bukan hanya milik para remaja. Misalnya penyebab jerawat saat menstruasi ini karena remaja yang sedang mengalami pubertas, masih belum stabil hormonnya.

Faktanya :

Pada orang dewasa juga bisa mengalami masalah jerawat, untuk laki-laki dewasa sebanyak 50% dan 20% untuk perempuan dewasa. Mereka akan memiliki jerawat di beberapa titik tertentu. Jerawat yang dialami oleh orang dewasa lebih mudah dikendalikan daripada jerawat yang dialami oleh para remaja. Contohnya pada penyebab jerawat setelah melahirkan, yang sudah dewasa.

4. Jerawat Tidak Boleh di Pencet

Mitos Timbulnya Jerawat-Jerawat Tidak Boleh Dipencet

Jerawat Tidak Boleh Dipencet

Banyak dari kita yang mengetahui jika jerawat yang di pencet dapat menimbulkan infeksi. Jerawat akan sembuh jika di pencet dan di keluarkan isi putih atau kuning dalam jerawat untuk melawan bakteri yang ada didalamnya.

Faktanya :

Memencet isi jerawat sampai keluar merupakan ide yang baik, namun jika memencet bagian lain bisa menyebabkan peradangan. Jika memencet jerawat, maka tidak akan memunculkan bekas namun kulit yang berada disekitar jerawat bisa menimbulkan bekas.

Ads

Ada cara yang bisa dilakukan ketika berniat untuk memencet jerawat. Caranya adalah :

  • Sterilkan kulit dengan menggunakan alkohol
  • Tusuk jerawat dengan lembut menggunakan jarum steril sampai ke daerah cairan putih atau kuning jerawat
  • Jangan sampai jarum tersebut menusuk sampai kedalam kulit
  • Untuk menghilangkan sisa jerawat, tekan sisa jerawat dan berhenti memencet jika cairan bening sudah keluar
  • Untuk penyelesaian akhir, berikan perawatan pada kulit yang sudah dipencet menggunakan obat penghilang bekas jerawat yang mengandung benzoil peroksida (benzoyl peroxide).

Ada banyak masalah yang berkembang mengenai masalah jerawat ini, salah satunya adalah mitos tersebut. Sehingga kita perlu memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengobati jerawat. Hal ini untuk mencegah masalah jerawat ini menjadi semakin para.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Saturday 10th, January 2015 / 03:40 Oleh :
Kategori : Pencegahan