Sponsors Link

Bagaimana Jerawat Bisa Timbul? – Penyebab dan Proses Jerawat

Sponsors Link

Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang berbentuk benjolan dan sering muncul di bagian wajah, punggung, leher, daun telinga, maupun dada. Ciri-ciri jerawat akan tumbuh biasanya ditandai dengan timbulnya benjolan kecil pada kulit dan tidak sedikit pula yang berwarna kemerahan. Masalah jerawat memang dapat menghampiri baik pria maupun wanita di berbagai macam usia, terutama pada masa-masa remaja atau pubertas. Walaupun begitu bukan berarti bahwa mereka pada usia tua tidak akan mengalami masalah jerawat lagi, artinya bahwa tidak ada usia yang pasti pada usia berapa jerawat akan hilang. Kondisi tersebut juga di picu dengan berbagai macam penyebab timbulnya jerawat, seperti faktor genetik, hormonal, dan lain sebagainya yang dapat dialami oleh setiap orang. Jadi, bagaimana jerawat bisa timbul hingga dapat dialami setiap orang tanpa memandang usia? Simak ulasan berikut ini.

Sponsors Link

Penyebab Jerawat

Bagaimana jerawat bisa timbul? Pertanyaan ini pasti sering juga ada di pikiran anda, dimana jerawat bisa timbul disebabkan karena berbagai macam faktor penyebabnya. Secara umum, jerawat timbul karena adanya sumbatan pada pori-pori kulit oleh berbagai macam hal, dapat karena produksi sebum atau minyak yang berlebih pada kulit, adanya tumpukan kulit mati yang tidak dibersihkan, hingga kotoran dan debu yang menempel pada kulit. Sumbatan pori-pori kulit tersebut lah yang kemudian menimbulkan benjolan kecil pada kulit, dan ketika sumbatan tersebut terinfeksi oleh bakteri maka jerawat pun akan timbul dan tidak dapat dihindari lagi.

Jerawat memang dapat menyerang setiap orang tanpa adanya fase usia tertentu, dalam kondisi ini satu hal yang membedakan adalah seberapa parah jerawat yang timbul dan dialami oleh masing-masing orang. Artinya bahwa, seseorang mungkin saja akan mengalami masalah jerawat dalam jumlah yang sedikit hingga dapat hilang dalam waktu singkat, namun ada pula seseorang yang berkemungkinan akan secara terus menerus mengalami masalah jerawat hingga mengalami jerawat parah. Kondisi tersebut biasanya dipengaruhi oleh kondisi genetik yang di miliki oleh masing-masing orang yang berbeda.

Apa saja penyebab jerawat dan faktor yang dapat memperparah kondisi jerawat, berikut beberapa diantaranya:

  1. Peningkatan Hormon atau Kondisi Hormon Tidak Stabil

Kondisi hormon dalam tubuh memang menjadi faktor utama yang sering dikaitkan dengan timbulnya jerawat, selain itu kondisi hormon yang tidak stabil seperti adanya peningkatan hormon dalam tubuh juga dapat memperparah kondisi jerawat yang timbul. Peningkatan hormon penyebab jerawat ini biasanya dapat terjadi saat masa-masa pubertas, menstruasi, kehamilan, dan lain sebagainya.

  1. Memencet Jerawat

Bagaimana jerawat bisa timbul juga dapat disebabkan karena kebiasaan memencet jerawat, dimana kebiasaan ini sebenarnya sangat di larang saat anda mengalami masalah jerawat. Memencet jerawat dapat menyebabkan adanya luka pada jerawat yang kemudian akan meninggalkan bekas jerawat pada kulit setelah jerawat mengering. Selain itu, memencet jerawat juga dapat memicu timbulnya jerawat lebih banyak.

  1. Kebersihan Kulit yang Tidak Dijaga

Jerawat dapat menjadi lebih parah lagi ketika kebersihan kulit anda tidak dijaga, hal ini dikarenakan adanya berbagai macam kotoran yang menempel di kulit seperti debu maupun sisa-sisa makeup yang tidak rutin dibersihkan. Ketika kotoran yang menempel di kulit tercampur dengan sebum, maka dapat memicu berkembang biak nya bakteri yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada jerawat anda. Jerawat yang terinfeksi bakteri akan mengalami peradangan sehingga dapat tumbuh besar dan berwarna kemerahan, selain itu juga akan menimbulkan rasa nyeri.

Itulah beberapa penyebab utama jerawat bisa timbul hingga bertambah parah. Setelah mengetahui penyebabnya dan untuk lebih memahami bagaimana jerawat bisa timbul, maka anda perlu mengetahui proses timbulnya jerawat seperti yang akan dijelaskan berikut ini.

Proses Timbulnya Jerawat

Timbulnya jerawat pada kulit memang merupakan suatu aktivitas alami, lalu bagaimana jerawat bisa timbul? Berikut beberapa proses timbulnya jerawat yang biasa dialami oleh sebagian besar orang.

  1. Produksi Minyak Pada Kulit

Didalam kulit memang terdapat suatu kelenjar minyak yang disebut sebagai kelenjar sebasea, dimana kelenjar ini berfungsi untuk mensekresikan atau mengeluarkan zat minyak dalam kulit yang bernama sebum. Adanya produksi minyak pada kulit ini juga berfungsi untuk menjaga rambut serta menjaga kelembaban kulit, sehingga dalam kondisi normal maka tidak akan menyebabkan masalah pada kulit. Walaupun begitu, produksi sebum pada kulit tidak selalu dalam kondisi normal, artinya terkadang juga dapat memproduksi sebum dalam jumlah yang berlebih dan menyebabkan kulit berminyak, sehingga dapat memicu timbulnya jerawat.

  1. Tersumbatnya Pori-Pori Kulit

Produksi sebum yang berlebih tersebut akhirnya akan menyumbat pori-pori kulit ditambah dengan adanya tumpukan sel-sel kulit mati, sehingga dapat memicu timbulnya jerawat atau benjolan pada kulit anda.

  1. Blackhead dan Whitehead

Ketika sumbatan tersebut masih berada dibagian atas folikel atau pori-pori kulit, maka akan terbentuk blackhead atau komedo hitam. Komedo tersebut menembus permukaan kulit melalui pori-pori kulit. Sedangkan, jika sumbatan tetap berada didalam permukaan kulit, maka akan terbentuk whitehead atau komedo putih. Komedo putih tersebut akan membentuk suatu benjolan dengan warna putih dan rona merah disekelilingnya.

  1. Jerawat

Ketika sumbatan tersebut terinfeksi bakteri penyebab jerawat, maka kan timbul jerawat pada kulit anda. Sumbatan dapat bertumbuh besar selama infeksi bakteri tidak diatasi, sehingga dapat menyebabkan peradangan dan kondisi jerawat parah. Kondisi tersebut dapat memicu jerawat menjadi papula, pustula, nodul, ata hingga kista yang dapat menyebabkan rasa nyeri tidak tertahankan. Belum lagi dengan bekas jerawat yang semakin sulit untuk dihilangkan.

Demikian ulasan mengenai bagaimana jerawat bisa timbul, semoga bermanfaat.

ads
, , ,
Oleh :
Kategori : Penyebab