Sponsors Link

10 Bahaya Injeksi Jerawat (No. 4 Paling Mengerikan)

Sponsors Link

Dalam bahasa yang mudah, injeksi jerawat adalah suntikan jerawat. Injeksi jerawat dimaksudkan untuk menghilangkan jerawat dengan bantuan medis. Selain itu, injeksi jerawat juga digunakan sebagai cara menghilangkan bekas jerawat alami dan medis super cepat. Namun cara ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit dalam satu perawatan. Dibandingkan dengan menggunakan masker alami untuk wajah berjerawat, injeksi jerawat dinilai lebih efektif dalam mengatasi jerawat secara instan.

Sponsors Link

Injeksi jerawat sangat cocok digunakan sebagai cara menghilangkan jerawat yang tidak pecah secara alami. Penggunaan peralatan modern dianggap mampu mengatasi hal ini. Selain itu, perawatan model ini dinilai tepat sebagai cara menghilangkan jerawat batu secara cepat. Namun tentu saja ada resiko dibalik penggunaan metode ini. Bahaya injeksi jerawat bergantung seberapa kuat perawatan tersebut diberikan serta bergantung pada kondisi penderita.

Bahaya injeksi jerawat yang harus diketahui

Sebelum melakukan perawatan berupa injeksi jerawat, ada baiknya untuk mengetahui efek samping dan bahaya penggunaan antibiotik jerawat. Ini dikarenakan perawatan seperti ini selalu berkaitan erat dengan penggunaan antibiotik. Ada baiknya sebelum menggunakan metode ini, cobalah untuk menggunakan cara menghilangkan jerawat secara alami dengan bahan herbal.

  1. Memperparah Bekas Jerawat

Tidak semua injeksi jerawat berakhir dengan menyelesaikan masalah. Dalam beberapa kasus, injeksi jerawat justru bisa berakibat dalam memperparah bekas jerawat. Ada beberapa kemungkinan kenapa hal seperti ini terjadi, salah satunya adalah ketidak cocokan pasien dengan jenis serum yang diberikan. Ada baiknya sebelum memulai terapi ini, konsultasikan terlebih dahulu dengan spesialis tersebut. Sebenarnya ada langkah bijak yang bisa dicoba, yaitu dengan cara menghilangkan bekas jerawat dengan bahan herbal. Cara ini dinilai lebih minim resiko.

  1. Meninggalkan Parut

Parut adalah sejenis permukaan kulit yang tebal dan kasar. Parut biasanya disebabkan injeksi jerawat yang tidak berlangsung sempurna. Hormon pasien akan menolak serum yang disuntikkan sehingga terjadi pembengkakan yang berakibat pada timbulnya parut. Untuk menghilangkan parut diperlukan sebuah perawatan lagi yaitu chemical peeling. Namun ada juga bahaya chemical peeling untuk wajah jerawat yang harus diketahui terlebih dahulu. Jangan sampai perawatan yang dpilih justru semakin banyak menimbulkan resiko lagi.

  1. Membentuk Kulit Bopeng

Bopeng yang dihasilkan dari ijneksi jerawat lebih menyerupai bentuk kulit yang meleleh. Sama seperti parut, kulit bopeng hanya dapat dihilangkan dengan cara chemical peeling. Alangkah lebih baiknya kalau sebelum memutuskan untuk menggunakan injeksi jerawat lebih memilih menggunaan manfaat gambir untuk menghilangkan jerawat dan bekasnya. Penggunaan gambir juga dinilai lebih efektif karena memberikan hasil yang kurang lebih sama. Memang, cara menghilangkan jerawat secara tradisional dianggap lebih lambat, namun kelebihannya adalah minim resiko yang ditimbulkan.

Sponsors Link

  1. Menstimulus Pertumbuhan Keloid

Secara singkat, keloid dapat diartikan sebagai bekas luka yang menonjol. Keloid dapat diakibatkan dari proses injeksi jerawat yang tidak sempurna. Dalam arti, kandungan senyawa dalam suntikan tidak bereaksi secara normal sehingga kulit melepuh dan mengalami benjolan setelah mengering. Untuk menghindari hal seperti ini terjadi, pengobatan dengan bahan herbal sangat dianjurkan. Sebagai contoh, manfaat minyak biawak untuk jerawat dianggap cukup efektif dalam mengurangi jerawat yang timbul.

  1. Meninggalkan Spot Merah

Setelah proses injeksi jerawat dilakukan, biasanya akan memunculkan spot merah. Dalam kondisi normal, spot merah yang dihasilkan darai injeksi akan hilang dengan sendirinya. Namun dalam beberapa kasus tertentu, spot merah akan susah hilang bahkan dalam beberapa minggu. Jangan pernah mencoba untuk memencet spot merah dari jerawat ini karena justru akan memperparah kondisinya. Hindari pula bahaya memencet jerawat sembarangan di wajah. Selain memperburuk sepot merah, juga akan memicu iritasi.

  1. Memicu Kulit Kering

Dalam sebuah injeksi jerawat, beberapa kandungan yang terdapat dalam serum adalah vitamin C. Sudah diketahui secara umum bahwa vitamin C dengan dosis yang tepat akan sangat membantu kulit. Namun karena injeksi jerawat menggunakan vitamin C dengan dosis yang tinggi, beberapa pasien mungkin akan mengalami kulit kering. Tidak ada salahnya untuk mencoba terlebih dahulu menggunakan vitamin C dari bahan alami seperti buah penghilang jerawat yang ampuh. Menggunakan manfaat jeruk nipis untuk jerawat dan bekasnya dinilai lebih baik.

  1. Memicu Kulit Mengelupas

Setelah injeksi jerawat diberikan, dalam semalam biasanya jerawat akan mengelupas dan mengilang. Namun dalam beberapa pasien yang tidak tahan terhadap suntikan kortison, tidak hanya jerawat yang mengelupas namun kulit di sekitar jerawat juga akan ikut mengelupas. Hal ini biasanya dikarenakan dosis vitamin C yang terlalu tinggi dapat memicu kulit kering dan mengelupas. Jika sudah seperti ini, suntikan berbahan collagen dapat diberikan. Manfaat kolagen untuk jerawat dan penuaan dini dinilai sangat cocok untuk mengatasi keadaan ini.

Sponsors Link

  1. Membuat Kulit Keriput Dan Kusam

Salah satu efek buruk lain yang ditimbulkan akibat injeksi jerawat adalah kulit menjadi keriput dan kusam. Sama seperti pengelupasan kulit, vitamin C dosis tinggi juga memberikan dampak pada kulit yang berubah menjadi keriput dan kusam. Ada cara yang dinilai lebih baik dengan menggunakan bahan herbal. Yaitu dengan cara menghilangkan jerawat dengan jeruk lemon dan madu sebagai bahan terapi, atau dengan cara membuat masker madu untuk wajah berjerawat.

  1. Menimbulkan Gatal-Gatal

Efek buruk yang paling menyebalkan adalah gatal-gatal pada area sekitar bekas jerawat. Sensasi gatal yang ditimbulkan bisa membuat keadaan lebih buruk jika tidak ditangani dengan tepat. Injeksi merupakan penyebab jerawat gatal dan cara mengatasinya yang pertama adalah dengan membatasi diri untuk tidak menggaruk. Jika tidak membatasi diri dalam menggaruk, cara mengatasi jerawat gatal mungkin sebaiknya harus dikonsultasikan terlebih dulu.

  1. Memicu Nafsu Makan

Beberapa pasien mengatakan jerawat bisa memicu nafsu makan yang berlebihan dikarenakan vitamin C yang terdapat pada suntikan tersebut. Alangkah lebih baiknya jika nasfu makan ini dialihkan untuk mengkonsumsi makanan penghilang jerawat dengan cepat. Ada beberapa jenis buah penghilang jerawat yang alami dan ampuh untuk dicoba. Jangan sampai justru mengkonsumsi makanan penyebab jerawat di wajah.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Wednesday 20th, April 2016 / 05:33 Oleh :
Kategori : Pengobatan