Sponsors Link

Perhatikan! Begini Cara Mengeluarkan Darah Jerawat yang Benar

Sponsors Link

Pernahkah anda merasa gemas dengan jerawat yang tumbuh diwajah anda dan ingin memencet nya agar darah keluar dan jerawat menjadi kering? Jerawat dipencet atau dibiarkan saja memang sering menjadi perdebatan, karena banyak sekali anggapan bahwa tidak apa untuk memencet jerawat tetapi justru menurut banyak dermatologis jerawat tidak boleh dipencet sekalipun. Walaupun begitu masih banyak orang yang mengeluarkan darah jerawat dengan memencetnya, hal ini disebabkan karena tidak ingin jerawat pecah dan berdarah saat sedang beraktivitas diluar.

Sponsors Link

Tentu saja jika jerawat pecah dan berdarah saat anda beraktivitas diluar rumah maka dampak psikologis akibat jerawat seperti malu dan tidak percaya diri harus anda alami. Oleh sebab itu, dalam kesempatan kali ini akan dibahas mengenai cara mengeluarkan darah jerawat yang benar dan aman. Bagaimana caranya? Mari simak ulasan berikut ini.

Ditusuk Jangan Dipencet

Tumbuhnya jerawat biasanya dikaitkan dengan kebersihan diri yang kurang dijaga, bahkan juga sering dikaitkan dengan kondisi hormon penyebab jerawat didalam tubuh yang berubah-ubah. Jerawat pada umumnya memang tumbuh karena adanya produksi minyak berlebih di kulit yang menyebabkan tersumbatnya pori-pori kulit. Tersumbatnya pori-pori kulit oleh minyak diperparah dengan tumpukan sel kulit mati yang tidak dibersihkan, debu, kotoran, dan lain sebagainya yang akhirnya menutup pori-pori kulit dan membentuk jerawat.

Jerawat yang sudah akan matang sempurna biasanya tinggal menunggu untuk pecah dengan sendirinya, dan jika dipecah secara sembarangan justru akan menyebabkan infeksi dan bekas jerawat pada kulit. Oleh sebab itu, jerawat sering dilarang untuk dipencet sembarangan. Jadi, cara yang dianggap benar dan aman adalah dengan cara ditusuk bukan dipencet.

Anda hanya perlu menusuk bagian kepala jerawat, jangan khawatir akan rasa sakit karena kepala jerawat merupakan sel kulit yang sudah mati jadi tidak akan menimbulkan rasa sakit. Menusuk jerawat juga tidak akan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada jaringan kulit anda seperti munculnya bopeng bekas jerawat. Lalu bagaimana cara menusuk jerawat untuk mengeluarkan darah jerawat dengan benar dan aman, mari simak langkah-langkah berikut ini.

  1. Siapkan Jarum seperti jarum jahit biasa, peniti, maupun jarum pentul.
  2. Siapkan pula alkohol dan korek api gas.
  3. Sebelum menusuk jerawat anda perlu mencuci tangan anda hingga bersih terlebih dahulu dengan air hangat dan sabun, hal ini untuk menghindari infeksi bakteri seperti infeksi bakteri penyebab jerawat lebih lanjut.
  4. Sterilkan pula jarum yang akan digunakan dengan alkohol. Anda juga perlu mengoleskan sedikit alkohol pada jerawat dan tangan anda. Jika tidak anda juga dapat mensterilkan jarum dengan memanaskannya dengan korek api gas dalam beberapa detik, dan gunakan ketika sudah dingin.
  5. Sejajarkan jarum yang sudah disterilkan dengan permukaan kulit wajah. Secara perlahan-lahan tusukan ujung jarum hingga menembus masuk kedalam kepala jerawat yang berwarna putih atau kekuningan. Perlu diingat untuk tidak menusukkan jarum terlalu ke kebawah bagian jerawat karena dekat dengan jaringan kulit sehat.
  6. Angkat jarum tersebut secara perlahan-lahan agar ada jalan terbuka bagi darah atau nanah untuk keluar dari jerawat.
  7. Gunakan tisu bersih untuk menekan kedua sisi jerawat anda agar darah keluar, dan bilas dengan air bersih. Anda juga dapat mengoleskan obat jerawat seperti benzoil peroksida yang mampu mengatasi iritasi kemerahan akibat jerawat pecah, dan dapat membunuh bakteri penyebab jerawat.
Sponsors Link

Itulah dia langkah-langkah yang dianggap benar dan aman. Perlu diingat disini bahwa cara tersebut tidak cocok dilakukan pada kulit yang terlalu sensitif, dan jenis jerawat parah seperti jerawat batu. Cara diatas dapat dilakukan ketika jerawat normal sudah pada masa akan pecah, ataupun dilakukan pada jerawat bernanah dalam kondisi normal dan tidak parah. Selain itu, dalam melakukan langkah-langkah diatas juga dianjurkan dilakukan setelah anda mandi, hal ini disebabkan karena kulit anda yang masih lembab dan pori-pori wajah anda masih terbuka. Sehingga kondisi tersebut lebih baik dibanding dilakukan pada saat kulit kering.

Mengatasi Darah Jerawat yang Keluar

Setelah memahami langkah-langkah yang benar diatas, berikut ini juga ada beberapa cara yang dapat anda lakukan ketika darah jerawat sudah keluar baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Beberapa diantaranya seperti:

  • Segera bersihkan dengan air bersih

Cara mengatasi darah jerawat yang keluar yang pertama adalah dengan cara membersihkannya secara langsung dengan air bersih. Basuhlah pertama hanya pada jerawat anda saja, baru ketika darah sudah berhenti keluar anda dapat membasuh seluruh wajah anda dengan air bersih. Hal ini dilakukan untuk mencegah bakteri menyebar di bagian kulit wajah yang lainnya.

  • Kompres air dingin

Setelah membersihkannya dengan air bersih anda juga disarankan untuk melakukan kompres air dingin. Hal ini dikarenakan kompres air dingin mampu menghentikan pendarahan dan juga mampu mencegah timbulnya bekas jerawat.

ads
, , , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan
Search
Doctors Talk

Seberapa tahu anda tentang jerawat ? dr. Deasy Thio, Sp.KK, Menjelaskan A-Z fakta mengenai jerawat, Yuk simak agar terbebas dari jerawat.