Sponsors Link

8 Cara Menghilangkan Jerawat saat Hamil Secara Alami dan Obat Kimia

Sponsors Link

Segala sesuatu tentang jerawat dapat mengganggu siapa saja tanpa terkecuali. Akibatnya, jerawat seringkali menimbulkan rasa sakit, perih, gatal, atau bahkan permasalahan psikologis. Dampak psikologis akibat jerawat yaitu terjadi penurunan rasa percaya diri, rasa tidak nyaman, atau rasa malu karena kemunculan si merah satu ini. Jerawat dapat menyerang anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, tanpa terkecuali ibu hamil.

Sponsors Link

Penyebab jerawat dapat berbeda-beda bagi setiap orang. Pada ibu hamil, kemunculan jerawat merupakan hal yang wajar karena terjadi peningkatan hormon pada tiga bulan pertama masa kehamilan yang berdampak pada kemunculan jerawat. Hormon seperti apa yang menjadi penyebab jerawat? Hormon androgen merupakan hormon yang berdampak pada kemunculan jerawat di wajah. Hormon androgen mampu membuat kelenjar minyak atau sebum memproduksi lebih banyak minyak. Akibat berlebihnya produksi minyak, pori-pori kulit dapat tersumbat, mengakibatkan tercampurnya minyak dan kotoran serta sel kulit mati yang akhirnya memicu infeksi bakteri penyebab jerawat.

Cara menghilangkan jerawat tanpa bekas dapat menggunakan bahan alami maupun bahan kimia berupa obat-obatan medis yang dijual di apotek. Pada ibu hamil, cara menghilangkan jerawat perlu diperhatikan karena apa yang terjadi pada ibu hamil dapat mempengaruhi sang bayi. Seperti kita ketahui, apa pun yang menyentuh tubuh ibu hamil turut memengaruhi janin. Oleh sebab itu, pilihlah dengan bijak obat jerawat yang hendak digunakan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan pada bayi.

Berikut ini cara menghilangkan jerawat saat hamil :

Obat Kimia atau Medis

Bila anda hendak menggunakan obat kimia atau medis, perhatikanlah ciri-ciri obat jerawat yang berbahaya dan kandungannya. Seperti apakah kandungan senyawa yang aman dan dilarang? Berikut ini ialah kandungan senyawa yang aman bagi ibu hamil:

  1. Asam azelaic
  2. Eritromisin
  3. Benzoyl peroxide
  4. Clindamycin
  5. Glycolic acid

Menurut penelitian para ahli, kandungan senyawa di atas aman untuk digunakan ibu hamil. Senyawa di atas memiliki tingkat penyerapan ke tubuh sekitar lima persen saja sehingga tidak akan mempengaruhi janin di rahim. Akan tetapi, dalam memilih obat kimia dan bahan medis, anda tetap harus waspada karena banyak meskipun kandungan senyawanya aman, banyak obat jerawat belum teruji keamanannya secara keseluruhan. Sebelum memilih obat, konsultasikanlah terlebih dahulu dengan dokter.

Di sisi lain, terdapat kandungan senyawa yang berbahaya dan dilarang bagi ibu hamil, apa sajakah senyawa tersebut?

1. Isotretinoin

Senyawa yang satu ini sangat berbahaya jika digunakan oleh ibu hamil, dimana dapat mengakibatkan cacat serius pada bayi. Karena sangat berbahaya, maka disarankan bagi wanita yang sedang dalam masa subur untuk menggunakan dua jenis alat kontrasepsi, yakni saat sebulan sebelum dan sesudah pemakaian obat. Untuk meyakinkan, tes kehamilan juga dilakukan sebelum, saat, dan setelah pemakaian obat.

Sponsors Link

2. Asam salisilat

Senyawa ini merupakan senyawa yang sering digunakan pada obat jerawat dan dijual secara bebas di pasaran. Menurut pendapat para ahli, obat jerawat dengan kandungan asam salisilat sebaiknya dihindari bagi ibu hamil.

3. Tetrasiklin

Senyawa ini merupakan salah satu antibiotik. Bahaya penggunaan antibiotik jerawat dapat menimbulkan resistensi bagi bakteri penginfeksi jerawat. Pada ibu hamil, tetrasiklin dapat menghambat pertumbuhan tulang pada janin serta dapat mengakibatkan terjadinya perubahan warna gigi secara permanen. Antibiotik lainnya yang harus dihindari ialah doksisiklin dan minosiklin.

4. Retinoid

Senyawa ini tergabung dalam golongan bersama tretinoin, tazaroten, dan adapalen. Berdasarkan hasil penelitian, senyawa-senyawa ini memiliki penyerapan ke kulit yang rendah, namun sebagai tindakan preventif disarankan tidak digunakan ibu hamil karena berpotensi menyebabkan bayi terlahir cacat.

Bahan Alami

Selain bahan kimia, terdapat obat jerawat alami yang biasanya terbuat dari bahan herbal, sehingga lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping. Akan tetapi, tidak semua bahan herbal aman digunakan, melainkan tetap harus diperhatikan dengan seksama. Berikut ini ialah beberapa cara menghilangkan bekas jerawat dengan bahan herbal:

1. Soda kue

Soda kue merupakan salah satu bahan alami yang dapat digunakan dalam mengatasi jerawat. Soda kue dapat membuat kulit kering yang berguna dalam proses penyembuhan jerawat.  Cara menghilangkan jerawat dan dengan soda kue ialah sebagai berikut:

  • Siapkan soda kue dan air.
  • Campurkan sebanyak satu sendok soda kue dan air secukupnya hingga membentuk pasta.
  • Oleskan pada jerawat dan diamkan beberapa saat hingga mengering.
  • Bilas wajah menggunakan air bersih.
Sponsors Link

2. Lemon

Manfaat lemon untuk jerawat ialah karena kandungan alpha hydroxy acid (AHA). Manfaat lemon untuk wajah berjerawat ialah mampu meregenerasi sel kulit mati dan membuka pori-pori kulit yang tersumbat dengan kandungan senyawa yang dimilikinya. Cara menghilangkan jerawat dengan jeruk lemon ialah sebagai berikut:

  • Siapkan lemon, lalu peras hingga mendapatkan ekstraknya.
  • Oleskan pada jerawat di kulit dengan menggunakan kapas.
  • Diamkan selama beberapa saat hingga mengering
  • Bilas dengan air dingin hingga bersih.

3. Madu

Cara menghilangkan jerawat dengan madu merupakan salah satu pilihan yang digemari. Madu biasanya digunakan sebagai masker. Manfaat masker madu untuk jerawat dan cara membuatnya cukup mudah. Masker madu dapat menenangkan kulit dengan kandungan senyawa antiseptik dan antibakteri di dalamnya. Cara membuat masker madu untuk wajah berjerawat ialah sebagai berikut:

  • Siapkan madu.
  • Bilas wajah terlebih dahulu hingga bersih menggunakan air hangat.
  • Oleskan madu pada jerawat di kulit wajah.
  • Diamkan selama kurang lebih 30 menit.
  • Bilas kembali menggunakan air hangat.

Selain dengan menggunakan madu sebagai satu-satunya bahan alami, ternyata juga terdapat cara menghilangkan jerawat dengan jeruk lemon dan madu yang pastinya akan lebih berkhasiat karena efeknya berlipat ganda.

4. Minyak Kelapa Murni

Minyak kelapa murni merupakan salah satu minyak yang digunakan dalam bahan masakan. Minyak kelapa murni baik untuk digunakan ibu hamil karena kandungan senyawa antijamur dan antibakteri di dalamnya yang dapat mengatasi jerawat. Minyak kelapa murni dapat anda gunakan sebagai pelembab sebelum tidur di malam hari, dan rasakanlah efeknya yang menyejukkan kulit.

Selain minyak kelapa, terdapat minyak jenis lainnya seperti manfaat minyak biawak untuk jerawat dan manfaat minyak ular untuk jerawat. Minyak zaitun juga dapat digunakan dalam menghilangkan jerawat, anda dapat membaca cara menghilangkan jerawat dengan minyak zaitun.

Nah, sekarang anda telah mengetahui berbagai cara yang dapat dilakukan dalam menghilangkan jerawat saat hamil. Selain cara-cara di atas, kebiasaan sehari-hari seperti mencuci wajah dengan cara yang benar juga perlu anda perhatikan. Cucilah wajah anda seperlunya dan jangan berlebihan, biasanya dua kali sehari. Kemudian, pilihlah pembersih wajah yang cocok. Gosok secara lembut menggunakan jari-jari tangan anda. Hindari menggosok dengan menggunakan handuk. Selanjutnya, keringkan wajah dengan cara ditepuk-tepuk dengan handuk.

Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan anda! Dapat anda sebarkan ke kerabat anda yang sedang hamil 🙂 !

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Monday 08th, August 2016 / 05:38 Oleh :
Kategori : Pengobatan