Sponsors Link

17 Cara Mengobati Jerawat Batu Medis dan Herbal

Sponsors Link

Jerawat merupakan salah satu masalah utama bagi setiap wanita maupun pria, terutama bagi para kalangan remaja. Adanya jerawat di wajah mengakibatkan muka terlihat tidak sehat, kotor dan kusam, serta membuat wajah terlihat tidak mulus. Ada berbagai macam jerawat, mulai dari jerawat biasa yang pengatasannya masih gampang, sampai jerawat batu yang memerlukan penanganan khusus. Baca juga: Macam-Macam Jenis Jerawat.

Sponsors Link

Jerawat muncul karena adanya berbagai faktor, diantaranya adalah:

  • Perubahan hormon
  • Stres
  • Menstruasi
  • Terlalu sering makan junk food/fast food
  • Jarang membersihkan muka

Jerawat batu juga sering disebut Acne Conglobata atau Cystic Acne. Jerawat batu merupakan infeksi yang diakibatkan oleh bakteri dan menyebabkan gangguan peradangan pada wajah. Berbentuk benjolan berwarna merah berisi nanah berukuran kecil dan ada juga yang besar. Jerawat batu biasanya hanya muncul beberapa saja, namun jika tidak ada penanganan yang tepat, jerawat tersebut akan menyebar ke seluruh wajah. Biasanya akan membuat wajah terasa gatal, sehingga ada keinginan untuk menggaruk atau memencet jerawat tersebut.

Walaupun Anda merasa risih, gatal dan sakit, lebih baik Anda menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal berikut ini:

  • Memegang jerawat. Terlalu sering memegang jerawat menyebabkan bakteri di wajah menempel pada tangan dan bisa menimbulkan jerawat lagi di tempat lain. Selain itu, tangan juga sering dipakai untuk mengambil makanan, sehingga bakteri bisa masuk ke dalam tubuh. Anda harus segera mencuci tangan apabila tidak sengaja memegang atau meraba jerawat.
  • Memencet jerawat. Walaupun merasa gemas dan ingin sekali memencet jerawat, lebih baik Anda menahan diri. Karena walaupun jerawat bisa pecah dan hilang, namun akan menghilangkan bekas yang juga sulit untuk dihilangkan. Bekas jerawat ini biasanya akan berwarna hitam dan sering disebut flek hitam. Selain itu, memencet jerawat juga bisa menimbulkan luka atau lencet.
  • Mencuci muka dengan scrub. Lebih baik gunakan cuci muka untuk muka berjerawat yang mempunyai tekstur halus. Hindari menggunakan scrub kasar, karena bisa melukai wajah dan merusak lapisan luar wajah. Lalu jangan gunakan handuk setelah mencuci wajah, lebih baik gunakan tisu. Karena permukaan handuk tidak rata dan kurang halus. Baca juga: Cara Mencuci Wajah yang Benar untuk Kulit Berjerawat.

Lalu bagaimana caranya mengobati jerawat batu dengan benar? Cara mengobati jerawat batu bisa dengan menggunakan obat, baik herbal maupun medis. Atau bisa juga berkonsultasi dengan dokter kulit atau klinik kecantikan yang sudah terpercaya.

Sebaiknya hindari membeli obat jerawat yang diperjual belikan secara online. Karena sudah banyak sekali korban yang tidak mau berkonsultasi dengan dokter tentang jerawatnya, namun lebih percaya pada produk yang belum tentu terbukti kebenarannya. Apabila Anda mendapat penawaran tentang produk kecantikan, lebih baik Anda cek terlebih dahulu produk tersebut, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Efek lain dari membeli obat secara sembarangan adalah biaya yang Anda keluarkan akan jauh lebih besar, apabila obat tersebut ternyata tidak manjur atau malah membuat jerawat Anda semakin parah. Maka dari itu perlu berhati-hati dalam membeli dan mengkonsumsi obat.

Obat Jerawat Batu Medis

Apabila Anda tidak mau ke dokter, Anda bisa pergi ke apotek dan bertanya pada Apotekernya untuk meminta pendapat tentang obat apa yang cocok dengan wajah Anda. Berikut ini beberapa obat jerawat yang bisa Anda dapatkan di apotek:

1. Antibiotik

Antibiotik berfungsi untuk mematikan bakteri penyebab jerawat dan mengurangi peradangan pada wajah. Contoh antibiotik yang biasanya diresepkan oleh dokter diantaranya adalah doxycycline, clindamycin dan tetracycline. Namun perlu diperhatikan kembali apakah Anda ada alergi terhadap antibiotik tertentu, sehingga pihak apotek bisa memberikan antibiotik yang tepat untuk Anda. Bagi wanita hamil, antibiotik yang aman adalah erythromycin. Namun sebaiknya kalau sedang hamil, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter atau bidan untuk mendapatkan resep yang tepat, sehingga tidak berpengaruh buruk pada janin.

2. Antiandrogen

Antiandrogen berperan mengatasi peradangan dan mengurangi produksi minyak pada wajah sehingga jerawat tidak semakin bertambah banyak. Antiandrogen yang sering diresepkan oleh dokter adalah spironolactone. Namun efek dari obat ini adalah mempengaruhi hormon Anda menjadi kurang stabil. Bagi wanita, hormon yang kurang stabil bisa menyebabkan perubahan jadwal menstruasi. Selain itu, Anda juga harus bersiap-siap untuk sering buang air kecil. Karena spironolactone bersifat diuretik atau memperlancar buang air kecil. Dimana obat ini juga diperuntukkan bagi penderita penyakit hipertensi, jantung dan ginjal.

3. Isotretinoin

Isotretinoin digunakan secara oral atau diminum sesuai dosis yang disarankan, biasanya adalah 2 kali sehari 1 kapsul. Fungsi Isotretinoin hampir sama dengan antibiotik dan antiandrogen, yaitu meredakan peradangan dan mencegah peradangan semakin meluas, serta membersihkan minyak yang menghambat pada pori-pori. Jangka pengobatan tergantung kondisi jerawat. Apabila jerawat sudah parah, pengobatan bisa 4-6 bulan.

4. Retin-A

Retin-A topikal berbentuk cream yang penggunaanya dengan dioleskan pada muka yang berjerawat. Zat aktif yang terkandung di dalam Retin-A adalah tretinoin, yaitu bentuk senyawa asam dari vitamin A yang juga disebut senyawa asam retinoat. Peran Retin-A untuk kulit berjerawat adalah mengurangi minyak, mengurangi peradangan dan warna merah pada muka, serta meregenerasi kembali sel kulit. Minyak di wajah sebenarnya mempunyai fungsi untuk melembabkan wajah. Namun bila kadar minyaknya berlebih, maka akan menyumbat pori-pori wajah yang menimbulkan jerawat.

5. Benzoil Peroksida

Dalam banyak kasus jerawat, pengobatan dengan benzoil peroksida sangat sering disarankan. Ada berbagai macam sediaan dari benzoil peroksida, diantaranya krim, salep, sabun cuci muka, lotion dan gel. Benzolac merupakan contoh produk yang mengandung zat aktif benzoil peroksida dan mudah didapatkan di berbagai apotek. Cara kerja benzoil peroksida adalah dengan 3 tindakan yang efektif membasmi jerawat batu, yaitu mengurangi peradangan, menghambat pertumbuhan bakteri dan membunuhnya, serta membersihkan pori-pori yang tersumbat.

6. Quinoderm Cream

Quinoderm merupakan campuran antara benzoil peroksida dan kalium hydroxinequinolone. Kombinasi kedua zat tersebut efektif untuk menghilangkan jerawat batu yang membandel. Bekerja sistematis untuk meredakan peradangan dan bengkak kemerahan pada wajah. Setelah mencuci muka, oleskan rutin 2 kali sehari pada jerawat.

Yang perlu diperhatikan saat membeli obat-obat di atas adalah bahwa setiap obat pasti ada efek sampingnya, seperti iritasi kulit, kulit tampak kering, mual dan pusing. Namun tidak semua efek samping tersebut akan muncul. Apabila muncul, Anda tidak perlu khawatir, karena efek samping biasanya hanya muncul sementara waktu saja. Tetapi kalau efek samping tersebut tidak kunjung hilang dan sangat mengganggu Anda, sebaiknya Anda konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan cara pengatasannya.

Baca juga: Obat Jerawat MeradangObat Jerawat Batu, Obat Jerawat Parah.

Obat Jerawat Batu Herbal

Bagi beberapa orang akan memilih jalur medis untuk mempercepat penyembuhan jerawat. Namun beberapa orang terkadang lebih memilih mengobati secara alami atau menggunakan produk herbal. Selain lebih ekonomis, cara mengobati jerawat batu secara herbal juga meminimalisir efek samping dari bahan kimia yang terkandung dalam obat. Walaupun jangka waktu pengobatan herbal lebih lama daripada medis, namun terbukti aman dan memiliki potensi menyembuhkan jerawat asal dilakukan secara rutin.

Di bawah ini beberapa bahan-bahan herbal yang bisa digunakan untuk mengobati jerawat batu:

1. Masker Mengkudu

Buah mengkudu mengandung vitamin A, C dan E yang sangat bagus untuk nutrisi kulit. Buah mengkudu juga mempunyai efek anti inflamasi atau anti peradangan. Sehingga bisa mencegah jerawat semakin meluas serta mengurangi rasa sakitnya. Buah mengkudu juga mampu mengurangi produksi minyak pada wajah yang menyebabkan jerawat semakin banyak.

Cara menggunakannya yaitu: cuci bersih buah mengkudu lalu blender sampai halus. Lalu saring airnya dan oleskan ke muka sampai kering atau sekitar 20 menit. Pastikan Anda mencuci muka dengan air hangat terlebih dahulu sebelum mengoleskan masker mengkudu. Dan setelah selesai, basuh muka dengan air hangat juga. Lakukan secara rutin dan teratur.

2. Cuka Apel

Cuka Apel bersifat asam yang dapat mematikan bakteri pada jaringan kulit dan mengurangi produksi minyak pada wajah. Cuka apel bisa didapatkan di apotik atau toko obat. Karena cuka apel baunya menyengat, maka sangat dianjurkan digunakan pada malam hari. Cara penggunaanya dengan mencampurkan cuka apel dengan air, perbandingannya satu banding 3 atau 4. Oleskan campuran tersebut pada wajah yang berjerawat dengan menggunakan kapas selama 10 menit. Untuk jerawat batu yang sudah sangat membandel, diamkan semalaman, lalu bilas di pagi hari.

3. Putih Telur

Putih telur memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan maupun kecantikan. Untuk pengobatan jerawat batu, putih telur berfungsi mencegah peradangan akut pada wajah, serta mengurangi kadar minyak. Cara pemakaiannya bisa langsung dioleskan pada wajah selama 10 menit. Atau bisa juga dengan mengocok putih telur, yang sebelumnya sudah dipisahkan dari kuning telurnya. Kocokan putih telur tersebut dibuat masker wajah dengan dicampurkan dengan madu, timun atau alpukat. Anda bisa memilih salah satu campuran tersebut lalu oleskan pada wajah. Lakukan secara rutin dan teratur setiap hari. Anda sebaiknya juga mengurangi konsumsi kuning telur, karena protein yang terkandung dalam kuning telur bisa memperbanyak timbulnya jerawat.

4. Timun

Timun bersifat sebagai antioksidan dan mengandung berbagai macam vitamin. Untuk mengobati jerawat batu, Anda bisa meminumnya dengan dibuat jus. Namun bagi wanita, lebih baik jangan terlalu sering mengkonsumsinya, karena kebanyakan mengkonsumsi timun bisa menyebabkan keputihan yang bisa mengganggu aktivitas Anda.

Setiap pagi dan sebelum tidur, potong timun menjadi beberapa bagian. Lalu tempelkan pada wajah secara menyeluruh. Anda juga bisa memarutnya hingga halus, lalu menempelkannya pada wajah. Diamkan beberapa menit atau sampai timunnya sudah mulai mengering, kemudian basuh wajah dengan air hangat. Timun juga bersifat melembabkan dan menjaga pori-pori wajah agar tidak terbuka dan mengencangkan kulit.

5. Madu

Madu yang mempunyai rasa manis dan enak adalah antioksidan yang paling banyak dikonsumsi. Madu juga merupakan nutrisi wajah yang tidak boleh disepelekan. Kemampuannya sebagai anti bakteri sangat membantu proses pengobatan jerawat. Oleskan madu pada wajah sebagai masker. Diamkan selama beberapa menit agar terserap oleh lapisan kulit. Madu juga meregenerasi sel kulit mati sehingga jerawat akan cepat mengering dan terkelupas dengan sendirinya.

6. Air dan Masker Beras

Air beras atau disebut juga air tajin adalah air hasil rendaman beras. Senyawa inositol dalam air beras berkhasiat untuk merangsang pertumbuhan sel-sel kulit dan mengecilkan pori-pori. Pori-pori yang terbuka menyebabkan masuknya debu atau kotoran ke dalam lapisan kulit, sehingga bakteri tumbuh dan mengakibatkan munculnya jerawat.

Dengan membasuh muka dengan air beras akan membantu merontokkan jerawat sedikit demi sedikit. Pastikan air beras yang digunakan adalah rendaman air beras terakhir, dimana kondisi beras sudah bersih sehingga air rendamannya pun juga bening, tidak ada kotorannya.

Anda juga bisa menumbuk beras hingga halus untuk dijadikan masker wajah. Berasnya yang ditumbuk pun juga harus dipastikan sudah bersih. Setelah ditumbuk, lalu rendam dengan segelas air, biarkan hingga satu malam. Besok paginya Anda bisa menggunakan masker tersebut dan mengoleskannya pada wajah selama 30 menit.

7. Masker Alpukat

Alpukat selain bagus untuk kesehatan tubuh, juga bagus untuk kesehatan kulit muka. Mengandung vitamin B7, C dan E yang mampu menghaluskan kulit dan sebagai sumber antioksidan. Seperti yang disebutkan di atas, bahwa campuran alpukat dan putih telur berkhasiat dalam meredakan peradangan jerawat batu. Anda juga bisa menambahkan sedikit lemon ke dalamnya untuk menutup pori-pori agar bakteri tidak bertambah banyak.

8. Lemon

Lemon mengandung asam sitrat dan Vitamin C yang membantu proses pengobatan jerawat batu. Asam sitrat bisa memiliki kemampuan untuk mengeringkan jerawat agar cepat terkelupas dari kulit. Sedangkan vitamin C membantu pemulihan kulit agar kembali normal dan halus. Cara menggunakannya dengan mencampurkan sari lemon dengan madu untuk dibuat masker. Lemon dapat menyebabkan kulit muka kering, dengan adanya tambahan madu maka wajah akan terlihat lembab dan halus.

9. Jeruk Nipis

Jeruk nipis kaya akan vitamin C yang berkhasiat meremajakan kulit wajah dan juga meredakan peradangan. Cara penggunaanya sangat mudah, hanya dengan membelah jeruk nipis menjadi 2 bagian lalu oleskan ke wajah. Anda juga bisa menggunakan perasan jeruk nipis untuk membasuh muka atau menjadikannya sebagai masker wajah dengan tambahan madu. Lalu dioleskan secara merata ke wajah.

10. Pisang

Seluruh bagian pada pohon pisang memberikan banyak manfaat pada manusia. Mulai dari batang pohon, daun, buah sampai kulit pisangnya mempunyai banyak khasiat. Baik buah maupun kulit pisang, sama-sama berkhasiat untuk mengobati jerawat. Buah pisang mengobati dari dalam dan kulit pisang dari luar. Rasa gatal yang Anda derita selama berjerawat juga bisa ditangani dengan kulit pisang.

Cara penggunaannya dengan menggosokkan pelan-pelan kulit pisang bagian dalam ke wajah hingga warna kulitnya berubah menjadi hitam. Setelah menghitam, ambil kulit pisang yang baru apabila Anda masih ingin menggosokkan pada pada wajah. Hal tersebut menghambat peradangan semakin parah dan meredakan warna merah pada jerawat. Konsumsi buah pisang juga sangat bagus untuk antioksidan atau daya tahan tubuh terhadap bakteri.

11. Seledri

Seledri selain sebagai bumbu masak, juga berkhasiat untuk mengurangi jerawat batu pada wajah. Seledri mampu mengurangi kadar minyak pada wajah. Cara menggunakannya dengan memotong seledri menjadi kecil-kecil, lalu merebusnya dengan 2 gelas air selama 20 menit. Setelah mendidih, diamkan terlebih dahulu sampai dingin. Apabila sudah dingin, Anda bisa menggunakannya untuk membasuh muka. Biarkan terlebih dahulu sampai meresap, baru Anda bisa membasuhnya dengan air biasa.

Baca juga: Obat Jerawat AlamiObat Jerawat Untuk Pria.

Pencegahan Jerawat Batu

Beberapa bahan tersebut di atas akan membantu mengurangi dan bahkan menghilangkan jerawat, apabila Anda rutin melakukannya. Pengobatan herbal memang sedikit lebih lama dibandingkan pengobatan medis. Namun tidak menutup kemungkinan pengobatan herbal juga akan berhasil. Selain mengobati dengan beberapa bahan di atas, pengobatan akan berhasil, apabila didukung dengan menjaga pola hidup Anda.

Beberapa hal di bawah ini perlu Anda perhatikan dan lakukan agar pengobatan berjalan lancar:

1. Jaga pola makan

Jerawat bisa muncul karena dipicu oleh makanan yang Anda makan tiap hari. Konsumsi buat dan sayur sangat bagus untuk menjaga kesegaran wajah Anda dan juga sebagai sumber antioksidan. Hindari fast food dan makanan yang mengandung minyak dan lemak terlalu banyak. Anda masih boleh memakannya, namun lebih baik dikurangi kalau Anda tidak mau jerawat semakin bertambah banyak. Timbunan minyak pada wajah akan menempel pada pori-pori yang menyebabkan wajah kotor dan timbulnya bakteri.

2. Hindari begadang dan stres

Jam tidur normal adalah sekitar 6-8 jam. Kurang tidur dapat menyebabkan Anda pusing dan kurang fokus. Selain itu Anda akan bangun dengan muka kusut dan kurang segar. Terlalu banyak tidur juga tidak baik untuk kesehatan tubuh. Sebaiknya Anda tidur di bawah jam 10 malam dan bangun jam 5 pagi. Matahari pagi sangat bagus untuk pertumbuhan sel kulit Anda.

Begadang dan insomia kadang disebabkan karena terlalu banyak pikiran yang bisa mengakibatkan stres. Stres juga memicu timbulnya jerawat. Tingkat peradangan dan banyaknya jerawat yang muncul dipengaruhi oleh seberapa tinggi tingkat stres Anda. Stres juga mempengaruhi kondisi hormon Anda yang bisa mengakibatkan munculnya jerawat.

3. Hindari kafein dan alkohol

Kafein dan alkohol meningkatkan jumlah produksi minyak di wajah yang menyebabkan jerawat. Terlalu sering minum kafein dan alkohol juga bisa menyebabkan insomnia yang mampu menaikkan tingkat stres dan mengakibatkan jerawat tidak kunjung sembuh. Lebih baik perbanyak minum air putih. Selain bagus untuk kesehatan tubuh, air putih juga mencegah kulit kering dan mempertahankan kelembapan wajah, serta melancarkan aliran darah.

4. Segera cuci muka setelah berolahraga

Olahraga sangat dibutuhkan tubuh agar tetap sehat. Jangan karena berjerawat, Anda memutuskan untuk tidak berolahraga karena takut jerawat akan bertambah banyak. Keringat yang menempel setelah olahraga, jangan dipegang dan dilap dengan handuk. Lebih baik Anda segera mencuci muka dengan air dingin agar keringat tidak menarik bakteri sehingga jerawat tidak bertambah banyak.

5. Teliti dalam memilih kosmetik

Kosmetik adalah hal yang sensitif untuk wajah berjerawat. Salah memilih kosmetik akan berakibat fatal pada wajah Anda. Pastikan kosmetik yang Anda gunakan adalah khusus untuk muka berjerawat. Konsultasikan pada dokter atau ahli kecantikan Anda setiap akan memilih kosmetik. Sering bergonta ganti kosmetik juga bisa menyebabkan jerawat akan bertambah banyak. Baca juga: Daftar Kosmetik untuk Wajah Berjerawat.

6. Jangan memakai poni

Bagi wanita, adanya poni di rambut bisa membuatnya lebih menarik dan cantik. Tapi bila Anda memiliki jerawat batu, lebih baik hindari menggunakan poni. Semakin banyak aktivitas Anda, rambut akan gampang berkeringat dan berminyak. Apabila poni menempel pada dahi maka bisa menyebabkan jerawat bertambah banyak. Cara lain selain memotong poni Anda, adalah dengan menjepitnya ke atas sehingga tidak menutupi dahi.

Jerawat batu memang membandel, namun jangan mengurangi kepercayaan diri Anda untuk selalu tampil cantik. Cara mengobati jerawat batu yang tepat dan berhasil juga tergantung dari bagaimana Anda menjalankan pengobatan tersebut. Asalkan Anda menjalankannya secara konsisten, jerawat pasti akan pergi jauh-jauh dari wajah Anda.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Tuesday 21st, March 2017 / 04:40 Oleh :
Kategori : Pengobatan