Sponsors Link

6 Fase Penyembuhan Jerawat yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Wajah yang berjerawat bisa disebabkan oleh banyak hal. Berbagai penyebab jerawat berdasarkan faktor internal dan eksternal harus Anda pahami dan ketahui agar bisa mengambil langkah yang tepat untuk mengatasi dan menyembuhkan jerawat. Pasti tidak ada seorang pun yang ingin berhubungan dengan segala sesuatu tentang jerawat bukan?

Sponsors Link

Umumnya jerawat muncul karena masalah kulit seperti minyak berlebih atau pori-pori yang tersumbat oleh debu dan kotoran. Ternyata tidak hanya hal-hal itu saja yang bisa menyebabkan munculnya jerawat di kulit. Tanpa sadar kita juga sering melakukan berbagai kebiasaan penyebab jerawat seperti begadang penyebab jerawat, suka mengonsumsi makanan penyebab jerawat di wajah muncul terus seperti gorengan dan kacang-kacangan, hingga memakai kosmetik yang terlalu tebal.

Namun jika jerawat sudah terlanjur muncul, maka tidak ada pilihan lain selain menyembuhkannya. Mengingat jenis jerawat ada banyak seperti jerawat batu, jerawat nodul, jerawat kista, dan masih banyak lagi jenis jerawat lainnya. Untuk Anda yang berjerawat, Anda wajib mengetahui fase penyembuhan jerawat.

Pengetahuan tentang fase penyembuhan jerawat memang penting karena kita terkadang tidak sabar jika jerawat sudah muncul di wajah. Agar jerawat cepat sembuh, kita biasanya memencet jerawat. Padahal kebiasaan ini sangat tidak baik karena membuat kondisi jerawat semakin parah dan meradang. Kita juga sering gemas melihat jerawat yang berisi nanah atau darah, memencetnya agar isi jerawat cepat keluar.

Jerawat yang meradang dan berisi justru menunjukkan bahwa jerawat hampir sembuh. Tetapi karena Anda memencetnya, jerawat akan memerlukan waktu lebih lama untuk sembuh dan membuat kondisi jerawat semakin parah. Apa saja fase penyembuhan jerawat yang wajib Anda ketahui? Yuk kita simak bersama.

Fase 1: Jerawat berisi nanah atau darah

Fase pertama dari penyembuhan jerawat adalah kondisi jerawat yang sudah besar dan berisi nanah atau darah. Ini adalah pertanda bahwa jerawat sudah matang dan peradangan jerawat ada pada puncaknya. Biasanya jerawat akan terasa sangat nyeri dan gatal karena bakteri sedang berkembang biak di dalamnya.

Jangan pernah menyentuh atau memencet jerawat Anda meski Anda sudah tidak tahan dengan gatalnya. Olesi dengan madu atau lidah buaya untuk mengurangi peradangan pada jerawat. Karena salah satu manfaat lidah buaya untuk jerawat adalah sebagai zat anti inflamasi yang bisa meredakan peradangan pada jerawat. Sementara manfaat madu untuk jerawat adalah sebagai anti bakteri alami yang mampu membunuh semua bakteri dalam jerawat.

Sponsors Link

Fase 2: Jerawat berhenti membesar

Fase penyembuhan jerawat yang selanjutnya adalah ukuran jerawat tidak lagi bertambah atau jerawat berhenti membesar. Jerawat yang belum memasuki fase penyembuhan akan terus bertambah besar hingga ke ukurannya yang paling maksimal, bergantung pada seberapa banyak bakteri yang ada dalam jerawat.

Jika ukuran jerawat sudah membesar dan tidak bertambah lagi keesokan harinya, maka jerawat sudah ada pada tahap yang matang dan mulai memasuki fase penyembuhan.

Fase 3: Isi jerawat pecah

Fase selanjutnya dari penyembuhan jerawat adalah jerawat yang sudah matang mengeluarkan isinya secara natural. Jerawat yang berisi darah atau nanah akan pecah dengan sendirinya tanpa perlu dipencet atau ditekan. Darah dan nanah akan keluar bersama dengan semua bakteri yang ada di dalam jerawat, sehingga membuat jerawat akan sembuh secara menyeluruh. Isi jerawat bisa pecah dimana saja dan kapan saja, termasuk ketika Anda sedang beraktivitas di siang hari. Pahami cara mengatasi jerawat berdarah sebagai antisipasi jika jerawat pecah di tempat umum.

ads

Fase 4: Jerawat mulai mengempis

Setelah semua isi yang ada di dalamnya keluar, makan ukuran jerawat akan berkurang dengan drastis. Jerawat yang tadi seperti bisul atau benjolan kecil akan mengempis secara cepat. Ini adalah salah satu tanda utama bahwa jerawat mulai sembuh. Jerawat yang mengempis biasanya akan menimbulkan rasa gatal yang membuat Anda tergoda untuk menggaruknya.

Tahan rasa gatal tersebut dan diamkan saja jerawat Anda. Tubuh memiliki mekanisma tersendiri untuk menyembuhkan luka, termasuk luka yang disebabkan oleh jerawat. Memencet atau menyentuhnya hanya akan mengembalikan bakteri pada jerawat yang telah keluar sebelumnya. Jerawat memang akan berwarna merah dan teksturnya lembek. Meskipun demikian, jangan menutup jerawat dengan hansaplast, acne cover, atau yang lainnya karena akan memperlambat proses mengeringnya jerawat.

Fase 5: Luka jerawat mengering

Jerawat yang mengempis setelah semua isinya keluar akan meninggalkan luka yang berwarna merah. Memang hal ini akan sangat mempengaruhi penampilan Anda. Terlebih lagi, selama masa proses penyembuhan jerawat Anda disarankan untuk tidak memakai make up atau kosmetik yang berlebihan agar jerawat dapat bernapas. Pemakaian kosmetik akan menambahkan tumpukan kotoran pada jerawat Anda.

Setelah beberapa hari setelah jerawat mengempis, jerawat akan mengering. Mengeringnya jerawat adalah tahap akhir dari fase penyembuhan jerawat. Anda yang sudah tidak sabar biasanya akan mengelupas luka jerawat ini dengan harapan kondisi kulit akan cepat kembali seperti semula. Namun justru inilah salah satu penyebab bekas jerawat berwarna hitam dan susah untuk dihilangkan. Luka jerawat yang mengering sebaiknya dibiarkan mengelupas sendiri agar tidak meninggalkan bekas jerawat.

Fase 6: Luka jerawat mengelupas

Inilah tahap akhir fase penyembuhan jerawat di wajah. Jika Anda sampai pada tahap ini, selamat! Kesabaran Anda dalam menyembuhkan jerawat telah teruji. Ketika luka jerawat mengering, ketika itu pula luka tersebut telah menjadi sel kulit yang mati. Tubuh secara natural akan membentuk sel kulit baru yang lebih sehat. Namun pertumbuhan itu sendiri juga memerlukan waktu yang tidak singkat. Ketika sel kulit yang baru telah tumbuh dengan sempurna, ketika itu pula luka bekas jerawat yang lama akan mengelupas dengan sendirinya. Sel kulit yang baru tumbuh pun jauh lebih sehat dari kulit sebelumnya, oleh karena itu jerawat yang mengelupas dengan sendirinya tidak meninggalkan bekas sama sekali.

Sponsors Link

Cara Mencegah Jerawat Muncul Lagi

Berikut tips untuk mencegah jerawat muncul lagi:

  • Rajin membersihkan wajah, terutama setelah selesai beraktivitas di luar rumah atau setelah memakai make up.
  • Mencuci wajah sebelum tidur untuk menyegarkan wajah dan membersihkan sisa-sisa make up dan kotoran yang tidak bisa diangkat oleh pembersih wajah.
  • Minum air putih agar kulit selalu lembab dan terhidrasi. Kulit akan menjadi lebih sehat dan terhindar dari jerawat.
  • Jangan menyentuh wajah dengan tangan karena tangan adalah sumber bakteri. Menyentuh wajah dengan tangan sama saja dengan memindahkan semua bakteri yang ada di tangan ke wajah Anda.

Itulah fase penyembuhan jerawat yang wajib diketahui. Penyembuhan jerawat adalah sebuah fase yang tidak bisa berlangsung secara instan dalam semalam saja. Jika Anda menginginkan hasil terbaik, maka jalani prosesnya dan tunggu dengan sabar. Untuk beberapa saat, penampilan Anda memang menjadi kurang oke karena adanya jerawat. Tetapi memencet jerawat dengan maksud agar cepat hilang juga bukan solusi yang tepat. Bisa jadi kulit Anda akan penuh dengan bekas jerawat yang sulit dihilangkan.

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan