Sponsors Link

Inilah Hubungan Jerawat Dengan Menstruasi dan Pencegahannya

Sponsors Link

Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang memiliki berbagai macam penyebab, baik yang berasal dari dalam tubuh (faktor internal) maupun yang berasal dari luar tubuh (eksternal faktor). Salah satu penyebab dari dalam tubuh yang paling besar adalah berkaitan dengan faktor hormon penyebab jerawat, dimana ketidakstabilan hormon sering terjadi pada saat menstruasi.

Sponsors Link

Oleh sebab itulah, masalah jerawat sering dikaitkan dengan kondisi menstruasi. Lantas apa hubungan jerawat dengan menstruasi? Dalam kesempatan kali ini akan dibahas secara lengkap hubungan tersebut, mari simak ulasan berikut.

Fakta Ilmiah di Balik Jerawat dan Menstruasi

Menurut beberapa studi yang pernah dilakukan oleh para ahli, hampir 63% perempuan mengalami kulit sensitif menjelang menstruasi yang menyebabkan munculnya jerawat. Seperti yang telah diketahui bahwa rata-rata siklus bulanan dari perempuan adalah 28 hari, dimana kondisi hormon masing-masing perempuan akan berbeda-beda.

Terdapat 2 jenis hormon yang berperan dalam menstruasi perempuan, yaitu hormon estrogen dan hormon progesteron yang nantinya akan meningkat dalam 2 minggu sebelum menstruasi untuk persiapan rahim untuk kehamilan.

Pada setengah periode pertama, tubuh perempuan akan lebih didominasi oleh hormon estrogen, dan pada sisa waktu setelahnya hormon progesteron akan mengambil alih. Kedua kadar hormon tersebut akan turun drastis ketika darah menstruasi mulai keluar. Pada saat kedua hormon tersebut menurun kadarnya didalam tubuh, terdapat jenis hormon lainnya yaitu hormon testosteron yang memiliki kadar sedikit namun berada pada level yang sama sepanjang bulan.

Dari kondisi tersebut dapat diketahui bahwa sebelum dan saat menstruasi, maka kadar hormon testosteron akan relatif lebih tinggi didalam tubuh. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan adanya dampak terhadap kulit perempuan, dimana diketahui bahwa hormon testosteron merupakan salah satu jenis hormon penyebab jerawat.

Lantas bagaimana bisa ketiga jenis hormon  tersebut kemudian menyebabkan munculnya jerawat? Adanya perubahan kadar hormon estrogen dan progresteron merangsang produksi sebum yang berfungsi sebagai pelumas kulit alami. Namun saat sebum bercampur dengan sel kulit mati dan belum lagi adanya bakteri penyebab jerawat, maka akan menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit sehingga munculnya jerawat tidak dapat dihindari lagi. Terlebih lagi, seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa kondisi kulit saat menstruasi lebih cenderung sensitif, sehingga kemungkinan munculnya jerawat maupun masalah kulit lainnya lebih tinggi.

Hal tersebut juga belum ditambah dengan kadar hormon testosteron yang cenderung lebih tinggi saat menstruasi, dimana hormon ini sebenarnya juga berfungsi untuk lebih mengaktifkan kelenjar minyak pada kulit. Kondisi tersebut juga merupakan penyebab jerawat saat menstruasi, dimana menyebabkan adanya produksi sebum yang meningkat. Adanya kadar sebum yang berlebih pada kulit dapat menyebabkan munculnya bakteri penyebab jerawat lebih banyak, karena minyak ini dapat menyediakan makanan bagi bakteri. Oleh sebab itulah, munculnya jerawat saat menstruasi menjadi hal yang sulit untuk di hindari.

Memang tidak banyak yang dapat dilakukan terkait hubungan jerawat dan menstruasi diatas. Namun ada beberapa hal yang dapat anda lakukan untuk mengurangi risiko yang terjadi. Apa saja hal-hal tersebut? Mari simak ulasan lebih lanjutnya.

Cara Mencegah Jerawat Saat Menstruasi

Segala sesuatu tentang jerawat memang selalu menjadi perbincangan utama bagi pada wanita, mengingat kulit merupakan bagian tubuh yang perlu untuk selalu dijaga. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa hubungan jerawat dengan menstruasi adalah erat dan tidak dapat dihindari bagi setiap wanita. Namun setidaknya ada beberapa cara mencegah jerawat saat menstruasi, seperti diantaranya adalah dengan beberapa hal berikut yang dapat mengurangi risiko tumbuhnya jerawat itu sendiri:

  • Menjaga kebersihan tubuh

Langkah pertama yang wajib anda lakukan adalah dengan menjaga kebersihan tubuh. Saat menstruasi kulit perempuan akan menjadi lebih sensitif terhadap kotoran maupun bakteri, sehingga menjaga kebersihan tubuh akan mengurangi risiko munculnya jerawat maupun mencegah jerawat semakin parah.

  • Merawat kulit lebih ekstra

Selain menjaga kebersihan tubuh, anda juga wajib untuk merawat kulit dengan lebih ekstra. Tidak hanya saat menstruasi saja, namun juga saat menjelang menstruasi, saat menstruasi, dan setelah menstruasi. Hal ini juga dimaksudkan untuk tetap memastikan kulit bernutrisi dan bersih, sehingga kotoran tidak menumpuk dan bakteri tidak mudah tumbuh pada kulit.

  • Menjaga pola makan

Tidak hanya dari luar saja, namun mengurangi risiko menstruasi terhadap kemunculan jerawat maupun mencegah jerawat semakin parah. Sudah banyak diketahui bahwa banyak sekali makanan penyebab jerawat, maupun makanan penyebab jerawat makin parah. Anda perlu untuk mengatur pola makan anda, dengan menghindari makanan-makanan tersebut, rutin mengkonsumsi buah dan sayur, dan juga mengkonsumsi air putih. Menjaga pola makan dengan baik akan mengurangi risiko jerawat dan jerawat semakin parah.

  • Menjaga pola tidur dan hidup sehat

Menjaga pola tidur dan hidup sehat juga sama pentingnya dengan menjaga pola makan. Pola tidur yang tidak baik dapat menyebabkan ketidakstabilan hormon didalam tubuh, seperti contohnya sering begadang. Pastinya kondisi ini akan memperburuk kondisi kulit sensitif anda. Selain itu, anda juga dapat memulai untuk mengatur pola hidup sehat dan menghindari stress berlebih.

ads
, , , ,
Oleh :
Kategori : Penyebab
Search
Doctors Talk

Seberapa tahu anda tentang jerawat ? dr. Deasy Thio, Sp.KK, Menjelaskan A-Z fakta mengenai jerawat, Yuk simak agar terbebas dari jerawat.