Sponsors Link

Apakah Jerawat Batu Boleh Dipencet? Ini Jawabannya

Sponsors Link

Dari semua jenis jerawat yang ada, jerawat batu memang jerawat yang paling menyebalkan dan sangat menyiksa. Bentuknya cukup besar dan berwarna merah. Hal ini disebabkan dari hormon penyebab jerawat dan bakteri penyebab jerawat yang bersarang pada tubuh. Butuh penanganan khusus untuk mengobati jerawat batu. Bahkan sebagian orang yang gemas akan langsung memencet jerawat batu. Apakah Jerawat Batu Boleh Dipencet? Berikut ulasannya!

Sponsors Link

Jerawat Batu Boleh Dipencet ?

Sebenarnya memencet jerawat sama sekali tidak dilarang, tetapi harus dengan penanganan dan cara yang tepat seperti menggunakan cara memencet jerawat agar tidak meninggalkan bekas. Apalagi jika memiliki jerawat batu, jangan langsung memencetnya sebab karakteristik jerawat batu adalah tertanam hingga ke dalam kulit. Memencet jerawat batu hanya akan beresiko membuat jaringan di dalamnya membekas bahkan hingga terlihat seperti bopeng. Artinya bukan kesembuhan yang akan didapat, melainkan rasa sakit dan akhirnya bisa sampai menimbulkan infeksi. Ketika terdapat jerawat merah yang muncul bisa jadi itu adalah pustule.

Jika ingin memencet pustule, tunggu 1-2 hari hingga terlihat mata jerawatnya muncul. Pencet perlahan menggunakan cotton bud kemudian berikan spot treatment setelahnya sebab pemberian spot treatment sebelum matanya muncul hanya akan membuat jerawat membekas. Lain halnya dengan jerawat batu, bila harus dipencet jenis jerawat ini harus dikonsultasikan dengan dokter kulit terlebih dahulu. Sebab dokter akan memberikan suntikan terlebih dahulu untuk membuat jerawatnya menjadi lebih kecil. Bahaya memencet jerawat hanya akan membuat jaringan kulit rentan sobek.

Jika memang terpaksa harus memencet jerawat, caranya hanya dengan menusuk kepala jerawatnya saja, bukan malah memencetnya dari bawah hingga keluar nanah. Memencet kepala jerawat tidak akan menyebabkan rasa sakit dan tidak menimbulkan kerusakan lebih lanjut terhadap jaringan kulit di sekitarnya. Yang kita butuhkan hanya jarum dan alkohol. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Cuci tangan bersih menggunakan air hangat dan sabun
  • Sterilkan jarum dengan alkohol kemudian oleskan pula alkohol ke tangan dan jerawat
  • Sejajarkan jarum dengan pemukaan kulit wajah dan tusuk perlahan hingga masuk ke kepala jerawat. hindari menusuk jarum ke jaringan bawah kulit sebab akan merusak jaringan sehat di dalamnya
  • Angkat jarum hingga nanah bisa keluar
  • Lapisi tangan dengan tisu bersih. Jerawat matang akan memudahkan nanah untuk mudah keluar. Hentikan jika yang keluar adalah darah atau cairan bening bukan nanah.
  • Kemudian oleskan jerawat dengan obat jerawat yang mengandung salicylclic acid (BHA) dan benzoyl peroxide. Kedua bahan ini mampu meringankan iritasi kemerahan akibat jerawat dan mencegah jarawat kambuh

Teknik ini lebih baik jika dilakukan setelah mandi saat kulit lembap dan pori-pori terbuka. Namun, juga bisa dilakukan ketika kulit dalam keadaan kering. Yang perlu diingat disini, teknik memencet jerawat tersebut hanya bisa dilakukan di jerawat bernanah dan tidak direkomendasikan untuk jerawat batu. Jerawat batu hanya bisa ditangai oleh injeksi dari dokter kulit. Bahaya memencet jerawat baik jerawat batu bisa menimbulkan beberapa masalah seperti malah memperparah jerawat batu yang ada, beresiko pada kulit sehat disekitarnya dan meninggalakan bopeng bekas jerawat.

Memencet jerawat apalagi jerawat batu hanya akan memaksa kotoran keluar hingga merobek kulit. Dalam kasus ini, kita hanya akan memindahkan kotoran dan bakteri dari tangan ke daerah yang memiliki jerawat batu dan kemudian menimbulkan bekas-bekas jerawat. Demikian ulasan mengenai jerawat batu boleh dipencet dan semoga bermanfaat.  

ads
, , ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan
Search
Tips Kecantikan Untuk Wanita

Punya Komedo yang membandel?? Ternyata bawang putih sangat berkhasiat loh untuk menghilangkannya. Dicoba yuk!