Sponsors Link

Jerawat Pada Kemaluan Wanita

Sponsors Link

Segala sesuatu tentang jerawat memang sangat meresahkan bagi wanita. Bagaimana tidak, dampak psikologis akibat jerawat yang muncul juga tidak sepele. Jerawat bisa menyebabkan stress dan tidak percaya diri pada seseorang. Penampilan yang menjadi tidak sempurna akibat jerawat adalah pemicunya. Jerawat tidak hanya bisa tumbuh di wajah saja. Area yang tertutup seperti punggung atau bahkan bokong sekalipun juga tidak bisa lepas dari resiko jerawat.

Sponsors Link

Ada satu lagi area pada tubuh yang bisa ditumbuhi jerawat, yaitu kemaluan wanita. Area yang sangat lembab ini beresiko tinggi untuk ditumbuhi jerawat karena sangat lembab. Jika Anda belum banyak tahu tentang jerawat yang bisa berbahaya ini, yuk kita bahas secara tuntas mengenai jerawat di kemaluan.

Ciri Ciri Jerawat Pada Kemaluan Wanita

  • Tumbuh di sekitar area vagina. Ciri ciri jerawat di kemaluan tentu berbeda dengan ciri ciri jerawat batu di wajah. Jerawat ini tentu saja tumbuh di sekitar area kemaluan wanita, mulai dari bagian luar vagina hingga ke bibi vagina di bagian yang sedikit dalam.
  • Berbentuk kecil hampir seperti bisul. Jika jerawat batu berbentuk besar seperti benjolan, maka jerawat pada kemaluan bentuknya kecil, seperti bisul. Jerawat ini biasanya tidak berisi cairan, tetapi pada beberapa kasus jerawat yang meradang juga bisa diisi dengan cairan seperti nanah.
  • Biasanya terasa nyeri ketika disentuh. Sama seperti kebanyakan jerawat, jerawat di kemaluan wanita juga akan terasa nyeri jika disentuh. Anda akan merasakannya saat mandi atau buang air kecil. Kebanyakan wanita bahkan tidak sadar kemaluannya ditumbuhi jerawat hingga mereka merasakan nyeri tersebut.

Penyebab Munculnya Jerawat Pada Kemaluan Wanita

  • Kondisi yang lembab. Kemaluan wanita adalah bagian yang tertutup beberapa lapis pakaian, mulai dari celana dalam hingga celana yang Anda kenakan di luar. Jika Anda melakukan kebiasaan penyebab jerawat di kemaluan yang berbahaya seperti malas mengganti celana dalam, maka kemaluan Anda akan beresiko untuk ditumbuhi jerawat.
  • Bahan celana dalam. Agar kulit kemaluan dapat bernapas dan sirkulasi udara berjalan dengan baik, sebaiknya pilih bahan celana dalam yang terbuat dari katun. Kain katun mampu menyerap keringat degan baik dan mencegah kemaluan Anda menjadi lembab.
  • Reaksi alergi. Alergi biasanya muncul karena makanan yang Anda makan. Mungkin pula Anda memakan makanan yang harus dihindari saat jerawat muncul di wajah Anda sehingga memicu munculnya jerawat di anggota tubuh yang lain.
  • Hormon. Siklus hormonal pada wanita bisa menyebabkan munculnya jerawat di kemaluan. Salah satu jenis hormon penyebab jerawat adalah hormon pada saat menstruasi atau selama masa kehamilan. Namun saat siklus menstruasi selesai, jerawat akan hilang dengan sendirinya.
  • Rambut pada kemaluan. Tumbuhnya rambut pada kemaluan adalah hal yang wajar pada wanita. Tetapi rambut ini juga yang memicu munculnya jerawat. Jika folikel rambut pada kemaluan tersumbat oleh keringat karena kondisi yang lembab, maka jerawat akan muncul dengan mudah.
Sponsors Link

Bahaya Jerawat Pada Kemaluan Wanita

  • Menyebabkan iritasi kulit vagina. Iritasi yang terjadi pada kulit vagina bisa disebabkan oleh banyak hal. Bisa jadi karena kondisi yang terlalu lembab sehingga meningkatkan resiko iritasi kulit. Terutama jika wanita sedang menstruasi, kelembaban di area kemaluan akan bertambah.
  • Meningkatkan pertumbuhan bakteri di sekitar vagina. Jerawat, di mana saja ia tumbuh adalah sarang bakteri. Di dalam jerawat terkandung bakteri yang tak terhitung jumlahnya. Munculnya jerawat di kemaluan wanita bisa meningkatkan pertumbuhan bakteri dan jamur di area lain di sekitar vagina. Banyaknya bakteri yang tumbuh tentu saja tidak baik untuk kesehatan vagina Anda.
  • Beresiko menyebabkan penyakit yang lebih serius. Jerawat yang tumbuh di area vagina atau kemaluan wanita yang awalnya merupakan jerawat biasa bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius lagi jika tidak segera diatasi dengan cepat dan tepat. Penyakit lain bisa muncul tentu saja karena banyaknya bakteri yang bersarang di kemaluan wanita, dipicu oleh tumbuhnya jerawat di area tersebut.
  • Mengindikasikan kondisi kesehatan yang buruk. Setiap bisul atau benjolan kecil menyerupai jerawat tidak selalu jerawat biasa seperti yang tumbuh pada wajah Anda. Bisa jadi jerawat yang tumbuh di kemaluan adalah indikasi dari kondisi kesehatan yang buruk dan patut untuk Anda waspadai.
Sponsors Link

Cara Mengatasi Jerawat Pada Kemaluan Wanita

  • Antibiotik. Konsumsi anti biotik adalah pilihan yang tepat untuk mengatasi jerawat di kemaluan wanita. Anti biotik akan membunuh bakteri yang ada di kemaluan dan menyembuhkan jerawat secara efektif. Tetapi jangan membeli anti biotik sembarangan di apotek tanpa konsultasi lebih dulu dengan dokter. Dokter akan tahu dosis anti biotik yang tepat untuk Anda dan kandungan apa saja yang tidak berbahaya bagi kesehatan vagina dan tubuh Anda.
  • Menjaga kebersihan vagina. Salah satu cara utama yang harus Anda lakukan agar jerawat di kemaluan tidak semakin parah dan tidak tumbuh lagi adalah dengan selalu menjaga kebersihan vagina Anda. Bersihkan vagina dengan baik saat Anda mandi atau setelah Anda buang air kecil dan buang air besar. Menggunakan sabun yang khusus untuk vagina juga bisa dilakukan untuk mencegah bakteri berkembang pada vagina dan menjaga keseimbangan pH pada kemaluan wanita.
  • Sering mengganti celana dalam. Tidak ada hitungan yang pasti berapa kali Anda harus mengganti celana dalam selama sehari. Setiap saat Anda merasa celana dalam Anda basah atau area kemaluan mulai lembab, segera ganti celana dalam yang Anda pakai. Kondisi yang lembab akan memicu tumbuhnya bakteri penyebab jerawat.
  • Menghindari terlalu banyak makan makanan berlemak. Makanan berlemak yang kita makan bisa membuat jerawat tumbuh di semua are tubuh, termasuk kemaluan wanita. Makanan yang mengandung banyak lemak akan meningkatkan produksi minyak pada wajah dan juga kemaluan.
  • Potong rambut kemaluan. Rambut kemaluan adalah salah satu pemicu utama munculnya jerawat di area kemaluan. Oleh karena itu, potong rambut kemaluan Anda setiap 2 minggu atau 1 bulan sekali. Tidak perlu mencukurnya sampai habis hingga ke kulit, Anda cukup memangkasnya hingga pendek saja menggunakan gunting. Mencukur rambut kemaluan justru akan menambah resiko iritasi kulit karena gesekan pencukur.
Sponsors Link

Itulah dia pembahasan yang lengkap mengenai jerawat di kemaluan wanita. Menjaga kebersihan area intim memang sangat penting, karena akan berpengaruh pada kesehatan tubuh Anda secara keseluruhan. Jaga selalu kebersihan area kemaluan Anda agar tidak mudah terserang oleh jerawat. Jangan lupa pula untuk mengganti celana dalam sesering mungkin agar area kemaluan tetap kering.

 

ads
Oleh :
Kategori : Pencegahan