Sponsors Link

Mitos Jerawat di Dagu di Masyarakat (Perlu Diketahui)

Sponsors Link

Segala sesuatu tentang jerawat memang meresahkan. Jerawat menandakan adanya masalah pada kulit, dan bisa membuat seseorang kehilangan kepercayaan diri. Jerawat bisa tumbuh di bagian wajah mana saja, termasuk dagu. Selain menandakan kulit yang kotor dan tidak sehat, arti letak jerawat ternyata memiliki makna tersendiri hingga ada mitos yang berkembang di masyarakat. Salah satunya adalah mitos jerawat di dagu. Apa saja sih mitos jerawat di dagu yang berkembang di masyarakat? Yuk kita simak pembahasannya:

Sponsors Link

Mitos Jerawat di Dagu

1. Tanda Kehamilan Pada Wanita

Banyak mitos tentang jerawat di dagu yang berkembang di masyarakat. Salah satunya adalah jerawat di dagu adalah tanda kehamilan. Meski mitos ini sudah sangat lama, tetapi banyak orang yang salah mengartikan hal ini. Tanda kehamilan pada wanita memang terlihat pada perubahan kulit wajah, tetapi bukan dengan jerawat.

Tanda yang lebih umum dan dipercaya adalah munculnya flek hitam di pipi wanita, kemudian menyebar hingga ke dagu. Tetapi mitos jerawat di dagu sebagai tanda kehamilan tidak sepenuhnya salah, karena ibu hamil akan mengalami perubahan hormon yang tidak terduga. Seperti yang telah diketahui, salah satu jenis hormon penyebab jerawat muncul pada saat kehamilan. Sehingga bisa jadi seorang wanita yang hamil memiliki jerawat yang tumbuh di dagu karena hormon yang tidak seimbang.

Agar tidak salah memaknai mitos yang berkembang ini, sebaiknya pastikan saja kondisi kesehatan ke dokter. Apakah Anda benar benar hamil atau tidak. Jangan hanya percaya pada mitos saja tanpa mencari kebenaran ilmiah yang memang bisa dipercaya.

2. Kesehatan Ginjal Terganggu

Jerawat bukan hanya sekedar masalah kulit yang meresahkan. Anda mungkin merasa minder dan tidak percaya diri ketika berjerawat. Ini adalah salah satu dampak psikologis akibat jerawat yang harus Anda terima. Lebih dari itu, munculnya jerawat pada area tertentu di wajah ternyata mengindikasikan kondisi kesehatan organ tubuh lho.

Jerawat yang memang muncul karena kondisi kulit tidak sehat atau bermasalah akan mudah dihilangkan dengan obat penghilang jerawat di apotik atau masker dengan bahan yang alami. Tetapi jika segala cara sudah dilakukan namun jerawat tidak kunjung hilang, Anda patut mencurigainya.

Menurut penjelasan medis, jerawat yang timbul di sekitar area dagu hingga bibir menandakan organ ginjal yang sedang bermasalah. Tidak perlu takut dan panik, penyakit pada ginjal punya tanda dan gejala lain yang lebih serius dari jerawat yang tumbuh di dagu. Jerawat tersebut biasanya adalah tanda bahwa Anda kurang minum air putih. Segera perbanyak minum air putih sesuai jumlah yang disarankan yaitu 2 liter per hari agar tidak terjadi gangguan kesehatan yang parah.

3. Gangguan Kelenjar Endokrin

Satu lagi mitos jerawat di dagu yang berhubungan dengan kesehatan. Selain menandakan ginjal yang sedang bermasalah, ternyata kemunculan jerawat di dagu juga menandakan adanya gangguan endokrin pada tubuh. Endokrin adalah kelenjar penghasil hormon di dalam tubuh. Hormon ini mengatur berbagai proses yang berlangsung di dalam tubuh seperti nafsu makan, kadar cairan tubuh, dan pernapasan.

Jika Anda sedang berdiet, mengonsumsi suplemen atau obat diet tertentu, kemungkinan hal itulah yang menjadi penyebab munculnya jerawat di dagu yang susah dihilangkan. Namun jerawat ini tidak menunjukkan adanya penyakit yang serius atau parah, sehingga Anda tidak perlu khawatir berlebihan.

Coba lakukan berbagai cara menghilangkan jerawat di dagu. Apabila jerawat tidak kunjung hilang, segeralah pergi ke dokter untuk memastikan kondisi Anda.

Sponsors Link

Penyebab Jerawat di Dagu

  • Pemakaian Kosmetik. Wanita memang sangat suka menggunakan kosmetik dalam kesehariannya. Padahal kosmetik mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya bagi kulit, salah satunya menimbulkan jerawat di dagu. Lakukan cara menghilangkan jerawat akibat salah kosmetik yang tepat agar jerawat tidak semakin parah.
  • Kurang menjaga kebersihan wajah. Jerawat di dagu menandakan banyaknya kotoran yang menumpuk pada kulit hingga menyebabkan pori-pori tersumbat dan muncullah jerawat. Seseorang yang kurang menjaga kebersihan wajah akan lebih mudah terkena jerawat.
  • Menstruasi. Pada wanita, siklus bulanan yang satu ini memang bisa berakibat banyak hal. Menstruasi tidak hanya membuat mood menjadi berantakan tetapi hormon juga tidak seimbang. Salah satu akibat hormon yang tidak seimbang ini adalah munculnya jerawat di dagu.
  • Sering menopang dagu. Saat duduk, secara tidak sadar kita suka menopang dagu dengan tangan. Posisi seperti ini memang santai dan terasa nyaman. Namun tahukah Anda kalau tangan yang Anda gunakan itu punya banyak bakteri? Kotoran dari tangan yang berpindah ke dagu inilah yang kemudian menyebabkan jerawat.
  • Alergi Makanan. Alergi terhadap makanan bisa menimbulkan efek yang berbeda untuk setiap orang. Ada yang hanya sekedar gatal gatal, tetapi ada juga yang menyebabkan munculnya jerawat. Jika Anda punya alergi terhadap makanan, hindari makanan tersebut agar tidak menimbulkan jerawat yang parah.
Sponsors Link

Cara Mengatasi Jerawat di Dagu

  • Lemon. Salah satu manfaat lemon untuk jerawat adalah buah ini mampu menghilangkan jerawat dan bekasnya dengan sangat ampuh. Campur air perasa lemon dengan air, lalu kompreskan ke dagu dengan kapas. Lakukan cara ini hingga jerawat sembuh dan hilang.
  • Lidah Buaya. Manfaat lidah buaya untuk jerawat dan kesehatan kulit adalah gel lidah buaya mempunyai sifat anti peradangan dan anti inflamasi yang sangat ampuh untuk menghilangkan jerawat.Siapkan lidah buaya segar, lalu ambil gel-nya saja. Oleskan gel lidah buaya ke dagu Anda yang berjerawat lalu diamkan selama semalaman, baru cuci wajah keesokan harinya.
  • Madu. Bahan alami yang satu ini memang sudah lama terkenal manfaatnya untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit, salah satunya adalah jerawat. Sebagai anti bakteri dan anti oksidan yang alami, manfaat madu untuk jerawat untuk jerawat memang sangat banyak. Oleskan madu alami ke jerawat di dagu secara rutin sampai jerawat hilang.
  • Salep jerawat. Jika Anda ingin hasil yang cepat dan instan, gunakan salep khusus penghilang jerawat yang banyak dijual di apotek. Tapi jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter ya.

Itulah pembahasan mengenai mitos jerawat di dagu, sekaligus penyebab dan cara mengatasinya. Mitos biasanya berkembang secara turun temurun, tetapi tidak diketahui apakah sumber mitos tersebut dapat dipercaya atau tidak. Jangan mudah percaya dengan mitos yang berkembang. Anda harus memastikan sendiri kenapa ada jerawat yang tumbuh di dagu. Percaya mitos tanpa bukti yang konkret sama saja bohong bukan? Tetapi cara yang terbaik tentu adalah melakukan perawatan dan pencegahan agar tidak sampai ada jerawat di dagu.

ads
, ,
Oleh :
Kategori : Penyebab