Sponsors Link

Apa Saja Penyebab Ada Jerawat di Kemaluan? Ini Jawabannya!

Sponsors Link

Salah satu masalah kulit yang selalu meresahkan pria dan wanita adalah jerawat. Sebagian besar orang memang bermasalah dengan jerawat yang ada di wajah. Namun wajah bukanlah satu-satunya tempat yang bisa ditumbuhi oleh jerawat. Bagian tubuh yang tersembunyi dan intim sekalipun dapat ditumbuhi jerawat, seperti area kemaluan.

Sponsors Link

Ada banyak penyebab jerawat berdasarkan faktor internal dan eksternal yang memicu ada jerawat di kemaluan. Jerawat di area sensitif seperti kemaluan memang tidak boleh disepelekan, karena menunjukkan tingginya pertumbuhan bakteri di area tersebut yang mungkin menyebabkan gangguan kesehatan yang tidak diinginkan seperti penyakit di kemaluan.

Tidak hanya jerawat, adanya benjolan jerawat di sekitar kemaluan juga dapat mengganggu aktivitas dan menyebabkan rasa tidak nyaman pada seseorang. Apa yang menjadi penyebab ada jerawat di kemaluan? Yuk kita cari tahu bersama.

1. Faktor Hormon

Jerawat muncul karena kadar hormon di dalam tubuh yang tidak seimbang. Ketidakseimbangan ini biasanya terjadi di fase fase tertentu, seperti saat wanita sedang menstruasi atau menopause, remaja dalam masa pubertas, dan stress. Hormon penyebab jerawat yang ada di dalam tubuh antara lain adalah androgen, estrogen, dan progesteron.

2. Mencukur Bulu Kemaluan

Mencukur bulu di area kemaluan harus dilakukan dengan hati hati, menggunakan alat yang steril dan bersih. Kesalahan dalam mencukur, seperti posisi mata pisau yang menempel di kulit atau banyak bakteri pada pisau cukur menyebabkan jerawat mudah muncul di area kemaluan.

3. Celana Dalam Ketat

Pemakaian celana dalam yang terlalu ketat tidak disarankan, baik untuk laki laki atau perempuan. Celana dalam ketat menyebabkan munculnya jerawat di kemaluan karena kondisi kulit yang lembab. Bakteri lebih mudah tumbuh saat kulit basah dan lembab.

4. Jarang Mengganti Pembalut

Pada wanita yang sedang menstruasi, mengganti pembalut harus dilakukan sesering mungkin, terutama saat aliran darah sedang deras. Darah kotor menstruasi jika dibiarkan terlalu lama dapat menjadi tempat bakteri tumbuh dengan sangat subur.

5. Keringat Berlebih

Sebagai area yang tertutup oleh beberapa lapis pakaian, daerah kemaluan memang mudah berkeringat. Keringat berlebih tidak hanya menyebabkan kemaluan menjadi lembab tapi berpotensi menyumbat pori pori kulit kemaluan. Inilah manfaat menggunakan celana dalam longgar, agar sirkulasi udara dapat berjalan lancar.

6. Alergi

Reaksi alergi dapat muncul dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah jerawat. Penyebab jerawat alergi muncul dapat dikarenakan makanan yang dikonsumsi. Untuk mencegahnya, hindari makanan yang menyebabkan alergi.

7. Iritasi

Iritasi kulit terjadi saat ada kuman dan bakteri yang sedang berkembang. Penyebab iritasi adalah kemaluan yang digaruk saat terasa gatal atau penggunaan sabun antiseptik di kemaluan yang mengandung bahan kimia tertentu.

8. Celana Dalam Tidak Bersih

Jaga kebersihan celana dalam dengan menggantinya sesering mungkin selama sehari. Jangan memakai celana dalam yang basah setelah buang air kecil atau ketika menstruasi. Tempat lembab adalah pusat pertumbuhan bakteri dan kuman.

9. Penggunaan Sabun Kemaluan

Berhati hatilah saat menggunakan sabun khusus kemaluan. Kandungan bahan di dalamnya jika terlalu keras akan menyebabkan jerawat di kemaluan.

10. Tidak Pernah Mencukur Bulu Kemaluan

Mencukur bulu kemaluan harus dilakukan secara rutin dengan cara yang benar. Jika bulu tidak pernah dicukur, bisa menjadi tempat pertumbuhan bakteri.

Itulah berbagai hal yang menjadi penyebab ada jerawat di kemaluan. Jerawat adalah pertanda bahwa tubuh sedang terserang bakteri. Terlebih untuk daerah sensitif seperti kemaluan, munculnya jerawat harus segera diatasi agar tidak menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih serius lagi.

ads
, ,
Oleh :
Kategori : Penyebab
Doctors Talk

Seberapa tahu anda tentang jerawat ? dr. Deasy Thio, Sp.KK, Menjelaskan A-Z fakta mengenai jerawat, Yuk simak agar terbebas dari jerawat.