Sponsors Link

Penyebab Jerawat Papula Yang Harus Diwaspadai

Sponsors Link

Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang dianggap paling mengganggu. Bagaimana tidak, jerawat tidak hanya membuat penampilan menjadi tidak sempurna tetapi juga menimbulkan dampak lain seperti rasa gatal dan nyeri. Itulah mengapa jerawat harus segera dihilangkan dan dicegah agar tidak muncul lagi.

Sponsors Link

Ada banyak jenis jerawat yang bisa tumbuh di wajah. Mulai dari jerawat yang ringan hingga jerawat parah. Jerawat ringan umumnya mudah disembuhkan karena hanya disebabkan oleh penumpukan bakteri atau sel kulit mati saja. Berbeda dengan jerawat parah yang memiliki bentuk lebih besar, berisi mata berupa nanah, dan memerlukan waktu sembuh yang cukup lama.

Salah satu jenis jerawat parah adalah jerawat papula. Jerawat ini tampak menonjol di bawah permukaan kulit, kemerahan, terasa padat dan nyeri. Jerawat ini tidak memiliki mata pada puncaknya. Jerawat papula memang mengganggu, namun bukan termasuk jenis jerawat yang serius. Jerawat ini bisa diatasi dengan perawatan yang dilakukan sendiri di rumah.

Berikut ini adalah beberapa hal yang menjadi penyebab jerawat pustula, yang bisa tumbuh di seluruh bagian tubuh, bukan hanya wajah saja.

  1. Menstruasi

Menstruasi adalah saat dimana hormon androgen di dalam tubuh wanita mengalami peningkatan. Androgen memang salah satu hormon penyebab jerawat yang harus diwaspadai. Itulah mengapa wanita cenderung berjerawat saat menjelang dan selama menstruasi.

  1. Pubertas

Masalah hormon bukan hanya dialami wanita saat menstruasi saja. Ketika remaja mengalami pubertas, hormon di dalam tubuhnya menjadi tidak seimbang. Tidak hanya pada wanita saja, hormon penyebab jerawat pada pria juga meningkat pada masa pubertas.

  1. Banyaknya Bakteri di Kulit

Jerawat terbentuk akibat banyaknya kotoran yang menumpuk di wajah. Jika kotoran tersebut telah dihuni banyak bakteri maka akan meradang menjadi jerawat. Untuk mencegahnya, jaga kebersihan wajah semaksimal mungkin dengan mencuci wajah 2 kali sehari.

  1. Tingginya Produksi Minyak di Wajah

Menurut jenis kulit, tipe kulit yang berminyak memang lebih rentan terkena jerawat dibandingkan dengan tipe kulit kering atau normal. Hal ini dipengaruhi oleh tingginya produksi minyak di wajah. Lakukan berbagai cara mengatasi kulit berminyak agar tidak mudah berjerawat.

  1. Keturunan

Ada faktor di luar faktor internal dan eksternal yang mungkin menjadi penyebab jerawat papula, yaitu faktor keturunan. Tipe kulit seseorang biasanya merupakan keturunan dari orang tua. Seseorang yang lahir dalam keluarga yang memiliki kulit berminyak dan berjerawat biasanya akan memiliki masalah yang sama. Jadi jika Anda mudah berjerawat, lihatlah keluarga Anda apakah mereka memiliki masalah kulit yang sama.

  1. Infeksi Luka

Jerawat memang tumbuh dari kotoran yang menyumbat pori pori kulit. Namun ada penyebab lain yang bisa memicu jerawat papula, yaitu dari infeksi. Luka kulit biasa yang terus digaruk akan mengundang banyak bakteri, meradang hingga akhirnya muncul iritasi dan menjadi jerawat papula.

  1. Peradangan Komedo

Terakhir adalah penumpukan komedo yang sangat parah dan meradang. Keberadaan komedo tidak boleh disepelekan begitu saja, karena akan menimbulkan jerawat parah yang sulit dihilangkan. Segerombolan komedo yang parah dan meradang dapat berkembang menjadi jerawat papula. Pelajari tips menghilangkan komedo dengan benar.

Itulah beberapa hal yang bisa menjadi penyebab jerawat papula. Jerawat papula harus diwaspadai karena bisa tumbuh di bagian tubuh mana saja, bukan hanya di wajah. Untuk itulah sangat penting menjaga kebersihan wajah dan seluruh tubuh agar tidak menjadi sarang bakteri.

ads
, ,
Oleh :
Kategori : Penyebab
Search
Doctors Talk

Seberapa tahu anda tentang jerawat ? dr. Deasy Thio, Sp.KK, Menjelaskan A-Z fakta mengenai jerawat, Yuk simak agar terbebas dari jerawat.