Sponsors Link

6 Perbedaan Jerawat dan Komedo , Wajib Ketahui Cirinya

Sponsors Link

Perbedaan jerawat dan komedo tentu harus dipahami oleh setiap wanita. Kedua hal itu memang jadi masalah kulit yang menyebalkan. Setiap wanita pasti ingin punya kulit yang halus dan mulus, bebas dari jerawat dan komedo.

Sponsors Link

1. Definisi jerawat dan komedo

Sebelum membahas lebih jauh mengenai perbedaan jerawat dan komedo, perlu dipahami apa definisi dari jerawat dan komedo itu sendiri. Komedo adalah sejenis benjolan kecil yang tumbuh di permukaan kulit. Komedo sendiri termasuk dalam jerawat yang ringan. Kebanyakan komedo muncul di bagian wajah seperti hidung, dahi, dan dagu. Namun komedo juga bisa tumbuh di bagian tubuh yang lai seperti leher, bahu, punggung, dada, dan lengan.

Sementara itu jerawat diartikan sebagai masalah kulit yang awal kemunculannya ditandai dengan bintik-bintik hitam di area tubuh tertentu. Jerawat tidak hanya muncul di wajah saja, tetapi juga bisa tumbuh di leher, punggung, dan dada. Jerawat juga berbentuk benjolan, tetapi lebih besar dari komedo dan biasanya berisi. Isi jerawat yang belum parah biasanya hanya cairan bening. Namun jika sudah meradang bisa bernanah dan berdarah.

2. Penyebab jerawat dan komedo

Perbedaan yang kedua adalah penyebab jerawat dan komedo. Kedua masalah kulit ini punya sumber penyebab yang berbeda. Komedo muncul karena banyaknya kotoran yang masuk ke dalam pori-pori kulit dan terjebak di dalamnya. Kotoran ini bisa karena sisa make up yang tidak segera dibersihkan atau debu-debu yang menempel di wajah saat beraktivitas di luar ruangan. Perubahan hormon juga menjadi penyebab munculnya komedo, terutama pada remaja yang mengalami pubertas.

Sedangkan penyebab munculnya jerawat sendiri lebih kompleks. Jerawat muncul saat folikel rambut tersumbat oleh sel kulit mati, kotoran, sebum, dan minyak berlebih di wajah. Sumbatan ini kemudian meradang karena adanya infeksi bakteri yang tersumbat. Komedo juga bisa menjadi salah satu faktor penyumbatan ini. Menjaga kebersihan kulit wajah sangat penting untuk menghambat munculnya jerawat dan komedo.

3. Jenis jerawat dan komedo

Komedo dibedakan menjadi dua jenis, yakni whitehead dan blackhead.

  • Whitehead: Komedo ini terlihat seperti bintik-bintik yang berwarna putih atau kekuningan. Whitehead muncul karena banyaknya minyak dan bakteri yang terjebak di bawah permukaan kulit dan semakin lama semakin mengeras.
  • Blackhead: Komedo jenis ini terlihat seperti pori-pori wajah yang membesar dan hitam. Blackhead juga disebut dengan komedo terbuka, karena pori-pori wajah dalam posisi membuka ke permukaan kulit dan kelenjar minyak. Pori-pori ini kemudian teroksidasi oleh udara dan warnanya menjadi hitam. Dibandingkan dengan whitehead, blackhead lebih sering dialami oleh sebagian besar orang.
    Sponsors Link

Jerawat punya banyak jenis dan macam. Berikut adalah jenis jerawat yang paling umum dialami.

  • Papula: Jerawat yang dihasilkan dari iritasi komedo yang meradang. Komedo membesar dan mengeras serta berwarna merah. Bentuknya berupa benjolan kecil yang menonjol dari dalam kulit. Jerawat ini akan meninggalkan bekas luka saat sembuh.
  • Pustula: Sama dengan papula, pustula muncul karena jerawat yang meradang. Dasarnya berwarna merah dengan ujung yang berwarna putih. Jika sudah matang, pustula akan berisi nanah dan bisa menimbulkan luka parut pada kulit.
  • Nodul: Jerawat nodul lebih serius dan lebih parah dari kedua jerawat sebelumnya. Jaringan jerawat ini terbentuk di bawah kulit. Awalnya jerawat ini berbentuk kecil seperti komedo. Jika disentuh bentuknya keras dan menimbulkan nyeri. Jerawat ini meninggalkan bekas luka hitam dan kemerahan.
  • Kistik: Jerawat kistik lebih dikenal dengan sebutan jerawat batu. Ukurannya sedikit lebih besar dari jerawat nodul. Terbentuk di lapisan kulit yang lebih dalam dan dipenuhi cairan bening atau nanah. Jerawat ini lunak tapi sangat menyakitkan. Jerawat kistik dikategorikan dalam jerawat yang parah.

4. Cara mengatasi, pengobatan, dan pencegahan

Cara mengatasi, mengobati, dan mencegah komedo

  • Mencuci muka 2 kali sehari, terutama sebelum tidur.
  • Hindari makanan berminyak agar tidak menambah produksi minyak pada wajah.
  • Jaga kebersihan rambut.
  • Lakukan peeling secara berkala agar sel-sel kulit mati terangkat.
  • Gunakan produk perawatan kulit yang tidak mengandung minyak dan tidak menyumbat pori.
ads

Cara mengatasi, mengobati, dan mencegah jerawat:

  • Gunakan salep dan krim yang mengandung benzoyl peroxcide yang banyak dijual di apotek. Jangan membeli salep atau krim tanpa resep dan anjuran dokter.
  • Pakai sabun wajah yang ringan tanpa kandungan pemutih.
  • Jangan terlalu sering mencuci wajah karena akan membuat area jerawat semakin kering dan menimbulkan iritasi.
  • Cuci rambut secara rutin agar kotoran di rambut tidak jatuh ke kulit wajah atau punggung.
  • Jangan menekan jerawat karena akan membuatnya semakin parah.
  • Bersihkan make up sebelum tidur
  • Bersihkan wajah setelah beraktivitas di luar ruangan.

5. Efek samping yang ditimbulkan

Menghilangkan komedo dan jerawat memang bukan hal yang mudah. Jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat, komedo dan jerawat bisa menjadi semakin parah dan meradang. Setelah komedo dan jerawat hilang, akan ada efek samping lanjutan yang ditinggalkan.

Cara menghilangkan komedo agar tidak kembali lagi memang bisa dilakukan dengan banyak cara. Namun jika cara yang dilakukan tidak hati-hati dan tidak tepat justru akan menimbulkan efek samping yang tidak baik untuk kulit. Salah satunya adalah mengakibatkan komedo semakin banyak. Salah satu cara menghilangkan komedo dengan pasta gigi dilakukan oleh banyak orang karena murah dan mudah. Selain itu kulit juga bisa kehilangan kelembaban dan menjadi sangat kering. Meskipun menggunakan cara alami menghilangkan komedo, pori-pori kulit akan terbuka lebar dan menyebabkan produksi minyak menjadi berlebih.

Sementara untuk jerawat, efek samping yang ditimbulkan tentu lebih kompleks dan lebih para dibandingkan dengan komedo.  Jerawat yang sangat parah akan merusak jaringan sel pada kulit dan meninggalkan bekas luka parut yang kasar. Jika sudah begini, konsultasi pada dokter yang ahli untuk pengobatannya. Jerawat jenis nodul dan kistik adalah yang paling sering meninggalkan bekas parut. Pengobatan yang populer dilakukan secara medis adalah dengan dermabrasi atau laser. Selain itu, cara alami mengatasi jerawat dengan tomat juga bisa menjadi alternatif pilihan. 

Sponsors Link

6. Perawatan kulit berjerawat dan komedo

Komedo memang bisa menjadi awal munculnya jerawat, termasuk jerawat batu yang parah. Oleh karena itu setiap wanita bahkan pria harus bisa merawat kulit dengan cara yang tepat agar terhindar dari komedo. Menjaga kebersihan wajah adalah hal yang paling utama. Pastikan wajah bebas dari make up dan kotoran setelah selesai beraktivitas.

Banyak cara merawat wajah agar tidak berjerawat yang bisa diterapkan. Salah satunya adalah dengan menggunakan masker wajah berjerawat dan komedo yang sesuai dengan jenis kulit.

Itulah perbedaan jerawat dan komedo yang harus dipahami setiap orang agar bisa melakukan pencegahan dan pengobatan yang tepat. Jerawat dan komedo adalah masalah kulit yang sangat mengganggu dan menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun untuk menghilangkannya harus dilakukan dengan cara yang tepat agar tidak menjadi semakin parah. Selamat mencoba!

ads

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Sunday 15th, October 2017 / 16:06 Oleh :
Kategori : Jenis