Sponsors Link

10 Salep Untuk Jerawat di Kemaluan Paling Aman

Sponsors Link

Selalu ada saja hal menarik yang bisa dibahas mengenai segala sesuatu tentang jerawat. Bagaimana tidak, jerawat adalah permasalahan kulit yang paling banyak dikeluhkan terutama oleh kaum wanita. Kemunculan jerawat yang kadang tidak terduga membawa dampak psikologis akibat jerawat yang berbeda beda untuk setiap orang. Jerawat bisa membuat penderitanya mengalami stress dan penurunan rasa percaya diri yang drastis. Hal ini bisa dimaklumi karena kadang jerawat bisa muncuk sangat parah.

Sponsors Link

Jangan mengira hanya wajah saja yang bisa ditumbuhi oleh jerawat. Bagian tubuh lain seperti leher, punggung, dan dada juga tidak lepas dari ancaman jerawat. Bahkan bagian tubuh yang sangat vital yaitu kemaluan bisa ditumbuhi jerawat. Banyak yang panik dan khawatir tentang kemunculan jerawat di kemaluan hingga timbul pertanyaan jerawat di kemaluan bahayakah?

Untuk mengetahui secara pasti, harus dilihat dulu dari penyebab munculnya jerawat. Area kemaluan adalah daerah sensitif yang sangat lembab dan tertutup. Keadaan yang lembab membuat berbagai macam jenis bakteri tumbuh dan berkembang biak dengan sangat subur di sana. Jenis jerawat yang muncul juga beragam, mulai dari jerawat yang seperti bisul hingga benjolan biasa.

Jerawat yang muncul di kemaluan tentu harus segera disembuhkan. Meski tidak terlihat, tidak bisa dipungkiri bahwa jerawat yang ada di bagian intim manusia itu menimbulkan rasa yang tidak nyaman saat beraktivitas. Salah satu cara yang cepat dan aman adalah dengan menggunakan salep untuk jerawat dan kemaluan seperti berikut ini:

1. Benzoil Peroksida

Zat kimia yang bernama benzoil peroksida sangat ampuh untuk membunuh bakteri yang ada dalam jerawat. Salep dengan kandungan bahan ini pun aman untuk mengobati bisul di bibir kemaluan wanita atau bentuk jerawat di kemaluan lainnya. Cara kerjanya adalah dengan membersihkan sumbatan yang ada di pori pori kulit. Dalam waktu 1 bulan, jerawat akan mengelupas dan sembuh total.

Karena benzoil peroksida adalah zat yang sangat kuat dan cenderung keras, penggunaannya untuk kemaluan tentu harus di bawah pengawasan dokter.

2. Eritromisin

Kandungan zat eritromisin biasa ada pada salep yang digunakan untuk mengobati iritasi ringan pada mata. Sehingga salep ini relatif aman untuk daerah sensitif seperti kemaluan. Anti biotik dalam eritromisin melawan pertumbuhan bakteri yang ada pada jerawat kemaluan. Zat ini tidak menimbulkan efek samping yang parah. Hanya saja untuk hasil yang maksimal diperlukan waktu yang lebih lama.

3. Clindamycin

Sama seperti eritromisin, clindamycin termasuk dalam anti biotik yang tidak dijual bebas. Itu artinya untuk mendapatkan salep ini harus menggunakan resep dokter. Fungsi obat ini adalah untuk mengobati infeksi bakteri pada tubuh seperti saluran pencernaan, persendian, hingga organ reproduksi wanita. Clindamycin sangat efektif untuk menghentikan pertumbuhan bakteri pada kelenjar kulit.

4. Azelaic Acid

Asam azelaic adalah obat yang ampuh untuk jerawat, namun masuk ke dalam golongan obat keras. Fungsi dan manfaat obat ini sama dengan benzoil peroksida, namun kandungannya lebih rendah dari itu. Obat ini relatif aman bahkan untuk mengobati jerawat di kemaluan saat hamil. Efek samping yang mungkin muncul selama penggunaan obat ini adalah kulit kering, terasa gatal, perih, dan panas seperto terbakar.

Sponsors Link

5. Glycolic Acid

Kandungan asam glikolat sebenarnya banyak ditemukan dalam krim pemutih atau krim kecantikan. Fungsi dari zat ini sendiri adalah mencerahkan kulit secara optimal. Di samping itu, asam glikolat punya manfaat lain yaitu melawan pertumbuhan bakteri dalam jerawat. Obat ini tidak boleh dibeli sembarangan tanpa menggunakan resep dari dokter.

6. Salicylic Acid

Salicylic acid adalah komposisi yang ada pada salep untuk jerawat di kemaluan. Cara kerja zat ini adalah dengan membersihkan pori pori kulit dari berbagai sumbatan yang ada. Jerawat di kemaluan sendiri berawal dari pori pori kulit yang tersumbat lalu meradang hingga menjadi jerawat. Karena termasuk obat yang keras, penggunaan salicylic acid tidak boleh sembarangan tanpa resep dan anjuran dari dokter. Efek samping dari zat ini antara lain adalah pengelupasan kulit, kemerahan, kering, dan sensitif terhadap sinar matahari.

7. Antibiotik

Salah satu penyebab jerawat pada Miss V adalah pertumbuhan bakteri yang cenderung tidak terkendali. Untuk menghentikan pertumbuhan bakteri tersebut, anti biotik adalah solusi yang tepat. Namun obat anti biotik termasuk obat jerawat dengan dosis ringan sehingga penggunaannya biasanya dikombinasikan dengan zat lain seperti retinoid atau benzoil peroksida.

Sponsors Link

8. Vitacid

Vitacid adalah salep untuk jerawat di kemaluan yang terbilang ampuh dengan kandungan anti biotik di dalamnya. Fungsi vitacid adalah membunuh bakteri pada jerawat dan mempercepat penyembuhan jerawat. Bahan dasar pembuat vitacid adalah tretinoid, sebuah enzim yang berhubungan dengan vitamin A. Oleh sebab itu vitacid sangat ampuh untuk mengobati jerawat membandel sekalipun. Obat ini relatif aman digunakan untuk ibu hamil dan untuk mengobati jerawat di kemaluan. Namun penggunaannya tidak boleh sembarangan dan tetap berada di bawah pengawasan dokter.

9. Tetracycline

Berasal dari kelompok anti biotik, khasiat utama dari tetracycline adalah membunuh segala jenis bakteri yang ada di kulit, termasuk jerawat. Cara kerja zat ini adalah menghentikan pertumbuhan bakteri dengan efektif dan cepat. Tergolong obat ringan, tetracycline aman untuk mengobati jerawat pada kemaluan wanita. Tetracycline memang bukan golongan obat keras sehingga tidak berfungsi untuk mengobati gejala sakit yang disebabkan oleh serangan virus seperti flu dan batuk.

10. Flucinonide Cream

Flucinoide cream lebih dikenal dengan nama salep sriti atau salep walet. Obat ini sangat terkenal sebagai obat jerawat yang ampuh untuk wajah. Kandungan di dalam salep walet adalah benzethonium chloride yang bisa berfungsi sebagai antiseptik, anti virus, dan anti jamur ringan. Khasiat salep walet antara lain adalah mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan jerawat, mencegah terjadinya alergi pada kulit akibat jerawat serta menghilangkan noda hitam berkas jerawat. Meski fungsinya adalah mengobati jerawat di wajah, salep walet boleh digunakan sebagai salep untuk jerawat di kemaluan.

Itulah daftar salep untuk jerawat di kemaluan yang bisa dipakai untuk mengobati jerawat yang muncul di are intim. Jaga kebersihan kemaluan dengan baik agar tidak banyak penyakit berkembang di sana. jerawat mungkin hanya masalah kecil saja, namun jangan sampai ada penyakit berbahaya lain yang muncul ya!

ads
, ,
Oleh :
Kategori : Pengobatan